SUARA BANDUNG BARAT - Kekerasan Mr. P disebut bisa menunjang kepuasan dalam melakukan hubungan suami istri.
Bahkan tidak sedikit yang menggunakan obat kuat atau yang sering disebut pil biru agar mendapatkan kekerasan optimal.
Namun, apakah kamu perlu mengonsumsi obat kuat agar Mr. P lebih keras, kenali tingkat kekerasan yang disampaikan Dokter Haekal Anshari di sini.
Menurut Dokter Haekal, ada empat tingkat kekerasan Mr. P yang dimiliki seorang pria dan menjadi pertimbangan apakah harus mengonsumsi obat kuat atau tidak.
Adapun empat tingkatan kekerasan Mr. P saat ereksi yang dikutip bandungbarat.suara.com dari Tiktok @dr,haekalanshari yaitu sebagai berikut.
1. Kekerasan seperti tape
Kekerasan tingkat pertama ini yakni ketika Mr. P mengalami ereksi dan membesar, akan tetap tidak menjadi keras dan tetap lembek seperti tape.
2. Keras seperti pisang yang dikupas
Kekerasan kedua ini terjadi ketika Mr. P mengeras saat ereksi, akan tetapi tidak cukup kuat untuk melakukan penetrasi saat melakukan hubungan suami istri.
Baca Juga: Kol Goreng, Enak tapi Berbahaya
3. Keras seperti pisang
Kekerasan Mr. P dengan urutan ketiga ini cukup kuat untuk melakukan penetrasi, akan tetapi tidak optimal untuk menjalani penetrasi.
4. Keras seperti timun
Untuk tingkat kekerasan keempat ini merupakan puncak kekerasan karena Mr. P memiliki tingkat kekerasan maksimal dan begitu sempurna untuk melakukan penetrasi.
Maka dari itu, penggunaan obat kuat untuk menambah kekerasan Mr. P harus memperhatikan apakah memang hal itu dibutuhkan atau tidak.
Selain itu, penggunaan obat kuat juga menurut Dokter Haekal harus berdasarkan resep dokter dan tidak bisa dikonsumsi sembarangan.
Seorang pria sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter serta diperiksa apakah Mr. P dalam kondisi normal atau memiliki penyakit.(*)
Berita Terkait
-
Kulit Putih Belum Tentu Kulit Sehat, Simak Tanda-Tanda Kulit Sehat Kata Dokter Haekal Anshari
-
Wajah Lebih Cerah setelah Melakukan Hubungan Suami Istri, Ternyata Begini Penjelasannya Kata Dokter Haekal Anshari
-
Sering Ejakulasi Bikin Botak? Simak Penjelasan Dokter Haekal Anshari: Kebotakan Disebabkan...
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Siksa Bocah di Taman Kramat Pulo hingga Tersengat Listrik, 2 Remaja Ditangkap Polisi
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Shafiyah Journey & Expo 2026 Bakal Hadir di Jogja: Jadi Ruang Terpadu Gaya Hidup Islami
-
Viral Akal Bulus Seorang Pria Pura-Pura Idap Down Syndrome, Biar Bisa Dimandikan Perawat Perempuan
-
Usut Gurita Suap Bea Cukai, KPK Periksa Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus
-
Kemenag Gelar Nikah Massal Gratis, Peserta Terpilih Berkesempatan Dapat Modal Usaha
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia