SuaraBandungBarat - Viral! Ganjar Pranowo disebut-sebut rendahkan profesi jurnalis dan MC. Hal ini dikarenakan pernyataannya saat menghadiri acara diskusi bersama dengan Najwa Shihab.
Dalam acara yang diselenggarakan Mata Najwa yang berkolaborasi dengan UGM tersebut menghadirkan bakal calon presiden Indonesia, tak terkecuali Ganjar Pranowo.
Mantan gubernur Jawa Tengah tersebut memberikan keterangan jika seorang lulusan terbaik sebaiknya menjadi seorang pengajar, bukan yang lain, salah satunya MC atau Jurnalis.
Walaupun, banyak pihak menilai jika yang dimaksud Ganjar bukanlah sebagaimana apa yang dinarasikan dan dituduhkan.
Akan tetapi, tak sedikit pula yang menilai jika Ganjar Pranowo justru merendahkan profesi-profesi lainnya.
Dalam hal tersebut, Najwa Shihab sebagai pembawa acara dalam kegiatan tersebut pun memberikan keterangan.
Bahwa apa yang disampaikan oleh Ganjar Pranowo dapat dijadikan saran untuk lulusan-lulusan terbaik jika sebaiknya berkenan menjadi seorang pengajar.
Meskipun bagi Najwa Shihab sendiri profesi-profesi lainnya juga memiliki kedudukan yang sama dan perlu orang-orang terbaik juga.
"Yang penting kita semua sepakat, tiap profesi, baik jurnalis, MC, politikus, guru dan dosen, juga profesi lain, punya peran pentingnya masing-masing. Dan di tiap-tiap profesi, sangat dibutuhkan orang-orang terbaik," jelas pimpinan Narasi tersebut.
Baca Juga: Keraton Yogyakarta Gelar Hajad Dalem Sekaten, Pasar Malam Ditiadakan
Ia pun berharap agar polemik pernyataan bakal calon presiden (Capres) dari PDI-P tersebut segera surut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Aturan WFA Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Perusahaan Diminta Ikuti Regulasi
-
Buyback Jadi Daya Tarik, Emas Tak Sekadar Aksesori tapi Instrumen Aman
-
Hidangan Imlek Penuh Makna: 5 Makanan Khas yang Identik dengan Imlek
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Jemaah Haji RI Tinggal Jalan Kaki, Danantara Beli Tanah Dekat Masjidil Haram
-
Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Pahlawan Yasmin
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya