SuaraBandungBarat - Polusi udara belakangan ini sedang mengalami keadaan yang buruk bagi kesehatan manusia.
Di beberapa daerah, bahkan sampai perlu dibuatkan aturan kerja dari rumah (WFH) untuk menekan angka polusi udara yang tinggi.
Polusi udara yang terjadi dapat disebabkan beberapa hal, seperti penggunaan alat yang menghasilkan emisi karbon yang semakin sering hingga perusahaan-perusahaan kapital yang semakin tidak memedulikan lingkungan.
Untuk menekan polusi udara yang semakin membahayakan tersebut, salah satunya dapat dilakukan dengan mulai merawat salah satu tanaman berikut ini.
Adalah tanaman sri rejeki yang disebut-sebut dapat turut serta untuk mengurangi polusi udara yang terjadi.
Meski tentunya, upaya yang dilakukan bukanlah dengan dilakukan secara mandiri atau individu tetapi secara kolektif dan bersama.
Sri rejeki sendiri merupakan aglonema yang tergolong mudah dirawat dan juga ditanam, namun memiliki banyak manfaat.
Tanaman ini bahkan masuk dalam daftar top ten tipe tanaman yang mampu untuk mengatasi polusi udara.
Beberapa tanaman, salah satunya sri rejeki dianggap memiliki kelebihan menghilangkan racun kimia jika dibandingkan dengan tanaman lain.
Baca Juga: Mukanya Tak Mulus di Kamera Wartawan, Dinar Candy Bingung Tapi Legowo: Gak Apa-Apa
Racun yang dimaksud seperti material karpet, oven, plastik, fiber dan karet serta hal-hal lainnya.
Berikut adalah manfaat tanaman sri rejeki :
1. Dapat Menyerap Racun
Sri rejeki dipercaya mampu untuk menyera[ racun yang berbahaya di udara terutama pada ruangan yang tertutup.
Penelitian terbaru bahkan mengatakan jika tanaman sri rejeki mempunyai kemampuan untuk membersihkan udara.
Makanya, tak heran jika dengan banyak rumah tangga merawat bunga ini mampu untuk mengatasi polusi udara yang sedang terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali