SUARA BANDUNG BARAT – Seperti yang diketahui, akhir-akhir ini berbudidaya tanaman hias digemari oleh berbagai kalangan, baik oleh orang tua maupun anak muda.
Fenomena ini terjadi karena berbudidaya tanaman hias menghadirkan banyak manfaat, di antaranya adalah karena keindahan sebagai elemen dekoratif, keunikan yang menjadi ciri khasnya, bahkan dari potensi nilai jualnya.
Namun, ternyata ada beberapa tanaman hias yang mengandung zat berbahaya dan beracun. Supaya tidak salah dalam memilih tanaman hias, berikut 5 tanaman hias mengandung zat berbahaya yang dilansir oleh kanal YouTube Made In Jumah!
1. Tanaman dolar
Sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa seluruh bagian dari tanaman hias dolar ini beracun, karena mengandung senyawa oksalat, sehingga dapat menyebabkan kulit iritasi dan gatal-gatal.
Jika tidak sengaja menyentuh daun tanaman dolar, sebaiknya segera mencuci tangan dengan sabun hingga benar-benar bersih.
2. Lidah mertua
Tanaman hias lidah mertua sudah tidak asing lagi dijumpai, karena bisa untuk dekorasi dan juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas udara.
Namun di balik tampilannya yang cantik, ternyata lidah mertua mengandung racun. Meskipun memiliki kadar racun yang tidak begitu tinggi, tetapi jika tidak sengaja dimakan dalam jumlah yang banyak dapat berakibat serius, seperti muntah-muntah dan diare.
3. Sri Rejeki
Sri rejeki termasuk kategori tanaman hias yang berbahaya karena mengandung racun yang bisa mengakibatkan pembengkakan di mulut dan lidah, terasa gatal hingga gangguan di daerah pernapasan. Apabila tidak sengaja tertelan dalam jumlah banyak bisa mengakibatkan kejang-kejang.
4. Peace Lily
Selain memiliki karakteristik yang semakin gelap jika bertambah tua, ternyata peace lily termasuk kategori tanaman hias mengandung racun. Jika tidak sengaja tertelan di mulut sampai tenggorokan akan terasa terbakar, muntah-muntah, dan sakit perut. Lebih parahnya lagi, peace lily akan menyebabkan kematian jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Baca Juga: Stop Perang, Mesut Ozil Doakan Palestina: Demi Kemanusiaan dan Kebebasan
5. Philodendron
Tanaman hias satu ini merupakan tanaman hias yang cukup populer. Selain rupanya yang cantik, tanaman hias ini memiliki perawatan yang cukup mudah. Namun, ternyata tanaman cantik ini punya kandungan kristal kalsium oksalat yang beracun untuk manusia dan binatang. Jika tidak sengaja menelan tanaman ini bisa mengalami berbagai masalah kesehatan, di antaranya reaksi kulit dan bengkak di area mulut serta saluran pencernaan.
Nah, itulah 5 jenis tanaman hias yang ternyata mengandung zat berbahaya dan beracun.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi