SUARA BANDUNG BARAT – Tanaman puring (Codiaeum variegatum) adalah tanaman hias yang memiliki bentuk dan warna daun yang sangat beragam, termasuk merah, kuning, jingga, hijau, ungu, dan campuran warna lainnya.
Selain itu, tanaman puring memiliki bentuk daun seperti oval, dengan tepi yang bergerigi, atau memanjang, serta variasi lainnya.
Tanaman hias satu ini banyak ditemui di pembatas sekitar rumah atau sebagai pohon peneduh di sekitar kawasan pemakaman.
Seperti halnya tanaman hias lainnya, penyebab layunya daun puring dapat disebabkan oleh serangan hama dan penyakit.
Dilansir dari kanal YouTube bibit unggul lancar jaya, berikut cara mengatasi tanaman hias puring yang layu!
1. Cek kondisi akar
Sebelum memperbaiki tanaman puring, hal utama yang harus dilakukan adalah memeriksa kondisi akarnya.
Jika akar sudah aman dan tidak mengalami kebusukan, maka tahap ke tahap selanjutnya jika akar busuk maka bersihkan akar tersebut menggunakan antracol.
2. Tanam kembali dengan media yang poros
Cara kedua adalah tanam puring ke media yang poros dan berikan tanah liat di dekat akar supaya tidak mudah goyah dan menjaga kestabilan air dalam pertumbuhan akar. Lalu siram dengan air secara merata.
3. Bungkus menggunakan plastik
Bungkus tanaman puring menggunakan plastik transparan agar mudah diketahui apabila tanaman sudah sehat dan segar kembali.
Baca Juga: 5 Tanaman Hias Ini Sedang Banyak Dicari, Ada yang Sampai Dihargai Jutaan
4. Panaskan dengan sinar matahari 20%
Jika tanaman puring sudah segar dan sehat, maka bukalah bungkus plastik dan kemudian panaskan dengan sinar matahari 20%.
5. Panaskan dengan sinar matahari 20%
Setelah tanaman puring sudah tidak layu lagi, maka bisa dipanaskan dengan sinar matahari 40-80%.
Nah, itu dia cara mengatasi tanaman puring yang layu. Selamat mencoba!(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan