SUARA BANDUNG BARAT - Di balik keindahan dunia tanaman hias, terdapat sebuah dunia yang tersembunyi, tempat beberapa tanaman hias menjadi sangat eksklusif dan langka.
Keberadaan tanaman hias ini menjadi bagian dari kisah-kisah langka dan indah yang menarik perhatian para pecinta flora.
Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Made in Jumah, Rabu (18/10/2023) berikut ini adalah tanaman-tanaman hias yang populasinya sudah jarang di dunia.
1. Begonia Chloristica
Tanaman hias ini sangat eksotis dan sebelumnya diduga telah hilang di alam liar. Daunnya bercorak titik-titik hijau dengan latar berwarna merah kecoklatan, dan tepiannya bergerigi.
2. Kerang Lavender
Tanaman ini memiliki daun tegak berdaging dengan unsur warna krem dan hijau serta tepi daun bergerigi. Ketika terkena sinar matahari langsung, daunnya akan berubah menjadi merah.
3. Corksscrew Albuca
Tanaman ini memiliki pucuk yang berbentuk spiral dan daun panjang yang muncul dari ubi bawah tanah. Ketika mekar, tanaman ini menghasilkan bunga beraroma panili berwarna kuning.
Baca Juga: Obat-Obatan Kimia Minggir Dulu, 3 Tanaman Hias Ini Ternyata Ampuh Mengusir Tikus
4. Bunga Jade Vine
Tanaman ini memiliki habitat di hutan hujan tropis Filipina. Cakarnya menggantung dari cabang pohonnya, dan tanaman ini sulit berkembang biak serta terancam punah.
5. Anggrek Hantu
Meskipun diduga punah 20 tahun lalu, bunga anggrek hantu kembali ditemukan. Ia tidak mampu berfotosintesis dan bunganya dapat hidup bertahun-tahun di bawah tanah.
6. Middlemist Merah
Miss merah merupakan tanaman paling langka di dunia dengan hanya dua sampel yang tersisa, satu di Selandia Baru dan satu di Inggris. Tanaman ini mirip bunga mawar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator