Mobil milik mantan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dibakar warga bernama Yunus.
Selain itu pria 31 tahun tersebut juga turut melakukan pengrusakan dan pembakaran rumah milik seorang warga di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Yunus tercatat berdomisili di Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, telah diamankan di Polres Gorontalo Kota.
Aksi Yunus terjadi pada Jumat (23/12/2022) malam pukul 19.30 Wita.
Saat itu Yunus mendatangi kantor Cahaya Mandiri Persada di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Di tempat itu, Yunus menyiram bensin pada ban belakang sebuah mobil yang terparkir. Kemudian menyalakan korek api.
Selanjutnya Yunus pergi ke kediaman mantan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Berjarak beberapa ratus meter dari kantor Cahaya Mandiri Persada.
Beruntung aksi itu diketahui karyawan PT Cahaya Mandiri Persada dan bergegas dipadamkan.
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ardi Rahananto, melalui Kasat Reskrim Iptu Mohammad Nauval Seno, mengungkapkan, saat berada di kediaman Rusli Habibie, Yunus masuk ke dalam melalui pintu pagar yang sedikit terbuka.
Yunus sempat berjumpa dengan seorang pria, Zainuddin, lalu menanyakan keberadaan Rusli Habibie. Zainudin menyampaikan bila Rusli Habibie sedang berada di luar daerah, lalu meninggalkan Yunus.
Baca Juga: Pelatih: 22 Pemain Timnas Brunei Darussalam Menangis di Ruang Ganti
“Yunus kembali melakukan aksinya. Ia membakar ban mobil jip yang terparkir di dalam rumah Rusli Habibie,” kata Nauval Seno.
Untungnya Zainuddin sempat menelpon orang di dalam rumah Rusli Habibie bahwa ada seseorang yang mencari keberadaan Rusli Habibie.
Yunus lalu pergi ke sebuah mesjid di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, untuk istirahat.
Menurut Nauval Seno, pada Sabtu 24 Desember 2022, Yunus kembali membeli bensin pukul 09.10 Wita sebanyak dua botol.
Ia lalu mendatangi rumah milik Salim Alhasni, di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur. Yunus langsung menyiram bensin ke jendela dan kursi lalu menyalakan api. Setelah itu dirinya pergi meninggalkan tempat tersebut.
Tak berselang lama pelaku lantas diamankan di Mapolres Gorontalo Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Aksi pelaku ini terekam kamera pengawas (CCTV). Saat ini Yunus sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota. Dalam pemeriksaan, Yunus mengaku mendapat bisikan gaib untuk melakukan tindakannya. Meski begitu Polisi masih terus melakukan pendalaman,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI