Sebanyak 4 unit rumah warga di Dusun Sungai Tengar Desa Mekar Utama Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar) ambruk setelah dihantam gelombang dan angin kencang, Jumat (23/12/2022).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang mencatat, 15 KK atau 56 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kendati demikian tidak ada korban jiwa yang dilaporkan atas peristiwa tersebut.
“45 unit rumah yang dihuni 166 jiwa terdampak atas kejadian ini, empat unit rumah diantaranya ambruk akibat hantaman gelombang,” ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Ketapang Suryadi, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (28/12/2022).
Suryadi mengatakan, tim BPBD Kabupaten Ketapang sudah mendatangi lokasi untuk menyalurkan bantuan logistik.
Berdasarkan prakiraan BMKG pada tanggal 23-26 Desember 2022 beberapa wilayah akan terjadi bencana cuaca extrim dan gelombang besar terutama di wilayah pesisir. 5 Kecamatan menjadi daerah dengan resiko cuaca ektrim di antaranya Kecamatan Kendawangan, Muara Pawan, Delta Pawan, Benua Kayong dan Kecamatan Matan Hilir Selatan.
“Diharapkan bagi masyarakat agar selalu waspada dan menyimpan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman, karena berdasarkan hasil kajian BMKG bahwa ketinggian gelombang air laut hingga mencapai 1,9 meter,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja