Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB
Lukisan batu kuno di Arnhem Land, Australia bagian utara, mengungkap kemungkinan adanya kontak antara masyarakat Aborigin dan pelaut dari Kepulauan Maluku, Indonesia, ratusan tahun lalu. [archaeologymag]
  • Peneliti Flinders University menemukan lukisan batu kuno di Arnhem Land yang menggambarkan kapal tempur Maluku.
  • Detail lukisan menunjukkan masyarakat Aborigin di Australia utara sempat mengamati atau menaiki kapal pelaut Maluku tersebut.
  • Catatan sejarah abad ke-17 mendukung adanya kontak laut antara masyarakat Aborigin dan pelaut Maluku sebelum era kolonial.

Suara.com - Lukisan batu kuno di Arnhem Land, Australia bagian utara, mengungkap kemungkinan adanya kontak antara masyarakat Aborigin dan pelaut dari Kepulauan Maluku, Indonesia, ratusan tahun lalu.

Dua lukisan perahu yang ditemukan di dalam sebuah gua selama bertahun-tahun membingungkan para arkeolog.

Bentuknya berbeda dari gambaran perahu nelayan maupun kapal Eropa yang sebelumnya ditemukan di kawasan tersebut.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Historical Archaeology menyebut kedua lukisan itu kemungkinan menggambarkan kapal tempur dari Maluku.

Temuan tersebut membuka perspektif baru mengenai hubungan masyarakat Aborigin dengan pelaut dari wilayah Indonesia.

Bukan Sekadar Perahu Nelayan

Peneliti dari Flinders University menemukan sejumlah ciri yang membuat kapal dalam lukisan tersebut berbeda dari perahu nelayan biasa.

Di antaranya adalah keberadaan bendera berbentuk segitiga, panji-panji, dayung, serta hiasan pada bagian haluan yang dikaitkan dengan status kemiliteran.

Karakteristik tersebut membuat para peneliti menduga kapal yang digambarkan bukan sekadar digunakan untuk menangkap ikan atau berdagang.

[BBC]

Keberadaan kapal dengan atribut tempur juga memunculkan kemungkinan adanya interaksi yang lebih kompleks antara masyarakat Aborigin dan pendatang dari Kepulauan Maluku.

Hubungan tersebut bahkan berpotensi melibatkan konflik atau pertunjukan kekuatan.

Sejumlah kemungkinan yang diajukan mencakup perselisihan perdagangan, praktik perburuan kepala, hingga perbudakan.

Namun, penelitian tersebut tidak menyimpulkan secara pasti bahwa konflik semacam itu memang terjadi.

Detail Lukisan Jadi Petunjuk Penting

Tingkat detail pada lukisan menjadi salah satu petunjuk penting bagi para peneliti.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com