/
Selasa, 03 Januari 2023 | 17:15 WIB
Cuitan Gibran Rakabuming Raka (Twitter @gibran_tweet)

Sosok Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka sempat menjadi sorotan beberapa waktu lalu karena aksinya membubarkan upacara.

Pembubaran upacara bersama para siswa-siswi itu dilakukan karena cuaca yang tiba-tiba hujan deras.

Dalam video yang beredar di Twitter, Gibran awalnya memanggil asistennya untuk membubarkan barisan.

Kemudian siswa-siswi tersebut langsung diarahkan untuk masuk ke tribun. Sementara, Gibran sendiri melakukan pidato di tengah hujan.

Menanggapi video yang beredar itu, seorang warganet menyebut tindakan sang Wali Kota membuktikan dirinya memiliki hati nurani, terlepas aksi tersebut sebuah pencitraan atau tidak.

Ia sampai meyakini sosok Gibran akan hebat bila menjadi pemimpin Indonesia.

"Terlepas dari ini pencitraan atau gak, tapi 1 hal yg pasti , bahwa Mas Wali punya hati nurani, inilah pemimpin yg dibutuhkan dimasa depan. Dan sy yakin Indonesia akan hebat ditangan org ini," ujar akun @BennyVale******.

Melalui akun Twitter-nya, Gibran pun ikut menanggapi cuitan tersebut dan menyebut aksinya memang dilakukan untuk pencitraan.

Adapun, Gibran memang dikenal nyeleneh dan terus terang saat menanggapi cuitan dari para warganet.

Baca Juga: PNS Bisa Pensiun Dini Secara Massal Jika Pemerintah Ingin Perampingan

"Itu pencitraan kok," jawab Gibran.

Selanjutnya, cuitan Gibran itu pun kembali ditanggapi oleh warganet lain dengan akun @edi*****.

Dalam cuitannya, akun tersebut membenarkan aksi Gibran yang pencitraan mirip seperti aksi ayahnya yakni Presiden Jokowi saat masuk gorong-gorong.

"Iyo pencitraan koyok bapakmu masuk gorong gorong," kata akun @edi*****.

Gibran pun langsung membalas cuitan tersebut secara singkat.

Ia hanya meresponsnya dengan dua huruf saja yakni "Ya".

"Ya," tulis Gibran.

Sementara hingga Selasa (3/1/2022) siang, cuitan Gibran itu telah dilihat hampir 100 ribu kali dan disukai lebih dari 300 kali.

Load More