Sosok Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka sempat menjadi sorotan beberapa waktu lalu karena aksinya membubarkan upacara.
Pembubaran upacara bersama para siswa-siswi itu dilakukan karena cuaca yang tiba-tiba hujan deras.
Dalam video yang beredar di Twitter, Gibran awalnya memanggil asistennya untuk membubarkan barisan.
Kemudian siswa-siswi tersebut langsung diarahkan untuk masuk ke tribun. Sementara, Gibran sendiri melakukan pidato di tengah hujan.
Menanggapi video yang beredar itu, seorang warganet menyebut tindakan sang Wali Kota membuktikan dirinya memiliki hati nurani, terlepas aksi tersebut sebuah pencitraan atau tidak.
Ia sampai meyakini sosok Gibran akan hebat bila menjadi pemimpin Indonesia.
"Terlepas dari ini pencitraan atau gak, tapi 1 hal yg pasti , bahwa Mas Wali punya hati nurani, inilah pemimpin yg dibutuhkan dimasa depan. Dan sy yakin Indonesia akan hebat ditangan org ini," ujar akun @BennyVale******.
Melalui akun Twitter-nya, Gibran pun ikut menanggapi cuitan tersebut dan menyebut aksinya memang dilakukan untuk pencitraan.
Adapun, Gibran memang dikenal nyeleneh dan terus terang saat menanggapi cuitan dari para warganet.
Baca Juga: PNS Bisa Pensiun Dini Secara Massal Jika Pemerintah Ingin Perampingan
"Itu pencitraan kok," jawab Gibran.
Selanjutnya, cuitan Gibran itu pun kembali ditanggapi oleh warganet lain dengan akun @edi*****.
Dalam cuitannya, akun tersebut membenarkan aksi Gibran yang pencitraan mirip seperti aksi ayahnya yakni Presiden Jokowi saat masuk gorong-gorong.
"Iyo pencitraan koyok bapakmu masuk gorong gorong," kata akun @edi*****.
Gibran pun langsung membalas cuitan tersebut secara singkat.
Ia hanya meresponsnya dengan dua huruf saja yakni "Ya".
"Ya," tulis Gibran.
Sementara hingga Selasa (3/1/2022) siang, cuitan Gibran itu telah dilihat hampir 100 ribu kali dan disukai lebih dari 300 kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Sahur Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhirnya Menurut Ulama
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti