Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan puluhan anak-anak duduk dengan sejajar yang akan menyambut pasangan pengantin, uniknya anak-anak tersebut membawa permainan latto-latto di tangannya.
Seperti yang diketahui, permainan latto-latto kini sedang populer dikalangan anak-anak. Bahkan permainan ini juga bisa dimainkan oleh orang dewasa.
Permainan latto-latto memiliki suara yang khas, suara ini terbilang mengganggu oleh kebanyakan orang. Meski begitu, anak-anak justru senang memainkan permainan yang telah ada sejak tahun 90 an itu.
Bukan hanya sekedar dimainkan saja, bahkan latto-latto juga pernah dilombakan. Namun, ada hal unik yang terjadi di Makassar.
Latto-latto justru dijadikan sebagai pengiring pengganti musik pada acara pernikahan yang umumnya dikenal dengan acara sakral.
Biasanya rombongan pengantin akan disambut dengan alunan musik yang romantis ataupun rebana, namun kali ini justru disambut dengan suara nyaring dari latto-latto.
Dalam video yang beredar di media sosial, salah satunya yang diunggah oleh akun @burt0203, memperlihatkan puluhan anak-anak sedang duduk sejajar untuk menunggu rombongan pengantin.
Uniknya, anak-anak tersebut menunggu dengan memainkan latto-latto yang berwarna hijau, biru, orange, kuning, dan merah muda.
Ketika iring-iringan pengantin telah terlihat, sontak bocah-bocah tersebut menyambut pasangan pengantin dan keluarganya dengan memainkan latto-latto secara bersamaan.
Suara latto-latto yang khas langsung membuat suasana pernikahan menjadi semakin meriah. Alhasil para tamu undangan yang tadinya haru menjadi lucu dan ngakak.
Bahkan, pasangan pengantin pun ikut tertawa melihat sambutan unik yang dilakukan oleh puluhan anak-anak yang memainkan latto-latto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?