/
Jum'at, 17 Februari 2023 | 18:45 WIB
Tangkapan Layar Potret Verrell Bramasta ([Youtube/ENDSTAR])

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa ibunya, Venna Melinda, membuat Verrell Bramasta kepikiran soal pernikahan.

Ia mengaku takut untuk bisa berada dalam hubungan rumah tangga. Hal itu ia sampaikan saat dirinya menjadi bintang tamu di kanal YouTube Eko Patrio belum lama ini.

"Karena kejadian Mama itu akhirnya jadi trauma gak sih buat kamu untuk menikah?," tanya Eko Patrio, disadur dari Matamata.com--Jaringan Suara.com, Jumat (17/02/2023).

Menurut putra pertama Venna Melinda itu, kasus yang menimpa ibunya sangat mempengaruhi keputusannya. Ia mengaku memang sangat ingin menikah dan punya anak di usia muda.

Sayangnya, kasus tersebut membuatnya terus menimbang-nimbang keputusannya untuk menikah.

"Jujur ya Om, jujur ini ya, aku adalah tipikal orang yang sebenarnya dari dulu yang kalau Om Eko ini lihat ini, aku pengen banget nikah, pengen banget kayak punya anak cepet-cepet, cuman kayaknya aku rasa gak semudah itu deh jadinya sekarang," ujar Verrell.

Namun, tak berarti hal itu membuatnya enggan untuk melakukan pernikahan. Ia mengatakan, kini ia sudah memiliki banyak pertimbangan sebelum memutuskan untuk menikah.

Apalagi, ia mengaku sudah menyiapkan semua keperluannya untuk menikah. Baik rumah ataupun mobil.

"Sebenarnya justru karena aku pengen nikah mangkanya aku sudah mempersiapkan semuanya Om. Aku udah bikin rumah. Bahkan aku udah beli mobil itu sudah sesuai kebutuhan, misal mobil keluarga, mobil anak sekolah, mobil istri entar, buat aku kerja. Aku udah beli semua om, karena pengen nikah," terang Verrell.

Baca Juga: 'Siapa Sih Calonnya?!' Jokowi Kepo Banget Capres-Cawapres yang Diusung PPP di Pilpres 2024

Ia juga mengakui, kejadian yang menimpa Venna Melinda membuatnya banyak berpikir berbagai macam hal. Ia mengatakan, dirinya khawatir soal perpisahan atau pun kejadian serupa nanti.

"Tapi sekarang mikir-mikir lagi, lihat kejadian Mama Papa saling cinta, ada aja masalah terus dengan kasus Mama sekarang bahwa karakter yang berbeda itu pada satu titik kalau misalnya situasi dan kondisinya gak lagi kondusif bisa kejadian seperti ini," pungkasnya.

Load More