Kasus meledaknya bubuk mesiu yang hendak digunakan untuk petasan di Blitar, Jawa Timur rupanya membekas dibenak banyak orang.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga, agar tidak ada kasus serupa dikemudian hari. Seperti sebuah video yang memperlihatkan seorang petugas polisi tengah marah-marah dengan seorang pemuda.
Bukan tanpa sebab, polisi ini marah-marah lantaran pemuda tersebut diketahui hendak membunyikan mercon yang ukurannya lumayan besar.
Menurut informasi dalam video yang diunggah akun Tiktok @user927229797, kejadian tersebut berada di exit tol Pekalongan.
Dalam video terlihat seorang pemuda memakai jaket berwarna coklat dan celana pendek. Pemuda itu terlihat sedang membawa sebuah mercon, yang ukurannya lumayan besar.
Melihat kejadian itu, anggota polisi yang mengenakan sarung dan jaket merah itu lantas memarahinya.
“Mercone sopo? Nggonmu? Urung mbok sumet to? Pengen ngerti suarane to?, (Merconnya siapa? Punyamu? Belum kamu Bunyikan kan? Ingin tau suranya gimana?),” kata polisi itu dengan nada tinggi.
“Saiki tak sumet, cekeli yo. Tak golekne tali, tak taleni tanganmu disumet, cekeli, ben ngerti suarane, (Sekarang saya bunyikan, kamu pegangi. Saya carikan tali dulu, saya tali di tanganmu dan saya bunyikan, biar kamu tau suaranya),” sambungnya.
Polisi itu tampak emosi, ia seakan memberi pelajaran untuk pemuda yang bermain mercon tersebut.
Baca Juga: Brimob Gadungan Ikut Penangkapan di Kota Makassar, Punya Peluru Aktif
Tak main-main, Polisi ini hendak membunyikan mercon tersebut sembari dipegang oleh pemuda itu.
“Cekeli, sampek mbledos tanganmu. Cekeli, koe sampek mbok colke tak ajar. (Pegangi, sampai meledak tangan kamu. Pegangi, nanti kalau sampai kamu lepaskan saya hajar kamu),” ucap polisi.
Namun, karena takut meledak bersama merconnya, pemuda itu menolak sambil menangis.
“Pak.. ampuun.. tulung pak.. ngapunten pak. (Pak.. ampun.. tolong pak, maafkan saya pak),” kata si pemuda sambil merengek pada polisi.
Meski tindakan polisi ini terlihat kejam, namun sejumlah netizen justru setuju dengan cara mendidik dan memberi pelajaran polisi tersebut.
“Salut pak polisi,, biar pada gak maen mercon berbahaya,” ucap @dyahnrl19.
“Bener pak bener banget ben dirungoke Dewe. (Benar pak benar, biar didengarkan sendiri),” sahut lainnya.
“Pembelajaran yang bagus,” kata @n_cha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga