Syarifah Khaerunnisa mengaku stres melihat hujatan netizen di media sosial. Syarifah bahkan mendapat ancaman pembunuhan.
Melihat kondisi yang membahayakan tersebut, Syarifah bersama pengacaranya melapor ke Komnas Perempuan.
Dia melaporkan Asib Ali, lelaki India yang lamarannya ditolak olehnya ke Komnas Perempuan.
Hal ini terungkap dalam video yang diunggah akun YouTube Seleb Oncam News pada Senin (6/3/2023).
"Hari ini kami resmi mengadukan pengalaman ini ke Komnas Perempuan. Karena Nisa ini wanita Indonesia, perempuan Indonesia," kata pengacara Syarifah.
"Di luar itu, ini bukan cuma persoalan cinta segala macam, ini ada persoalan hukum di sini," sambungnya lagi.
Syarifah sendiri turut menimpali. Dia mengaku stres kisah lamarannya viral di jagat maya.
Apalagi, Syarifah sampai mendapat ancaman yang cukup mengerikan dari para netizen.
"Pasti stres, saya stres. Soalnya orang-orang sudah kelewatan. Katanya saya mau dibakar, mau dibunuh kalau ketemu sama saya. Saya melihat di TikTok," tutur Syarifah.
Baca Juga: ASN di NTT Masuk Kantor Jam 5.30 WITA
Tak cuma itu, dia juga menyebut keluarganya menahan malu atas kejadian ini.
"Keluarga di rumah merasa malu. Netizen ini kelewatan," ungkap Syarifah.
Seperti diketahui, Asib Ali mengadukan sikap Syarifah ke polisi usai merasa telah ditipu. Lelaki India ini mengatakan sudah mengeluarkan banyak uang agar bisa menikah dengan Syarifah.
Namun ketika sampai di Indonesia, lamarannya ke Syarifah justru ditolak mentah-mentah.
Kisah Asib Ali ini langsung menyita perhatian netizen. Mereka beramai-ramai menghujat Syarifah karena dinilai sengaja berpacaran dengan Asib Ali demi mendapatkan uang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Body Wash dengan Scrub Halus untuk Perawatan Kulit Bersih Menyeluruh
-
Dahi Diperban Tetap Setia Menemani, Ayu Ting Ting Puji Effort Kevin Gusnadi Rayakan 17 Agustus
-
Beli Mobil Pakai Promo Spesial HUT RI dari BRI, Dapatkan Bunga Super Ringan!
-
Raja Arab Saudi Doakan Korban Meninggal Dunia Gempa NTT: Semoga Allah SWT Memberikan Ampunan
-
Refleksi Muhammadiyah di HUT ke-81 RI, Kekuatan Politik dan Ekonomi Harus Berkhidmat untuk Rakyat
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
WN Korea Ditangkap di Soekarno-Hatta, Coba Selundupkan 8 Biawak Langka ke Seoul
-
Wali Kota Ingin Cepat Bangun Jembatan Siak V dan Jalan Lingkar Pekanbaru
-
Miris! Potret Upacara HUT RI di Tengah Kepungan Karhutla Sumsel
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato