Ulama Syekh Ali Jaber yang aktif berdakwah di Indonesia semasa hidupya menasehati ummat islam soal keutaman malam nisfu sya’ban.
Ulama asal Madinah ini memandang bahwa malam Nisfu Syaban adalah malam yang penuh berkah dan ampunan Allah swt.
Di malam ini Allah akan mengampuni dosa-dosa hambanya yang telah lalu, yang telah diperbuatnya selama menjalani kehidupan.
Akan tetapi dari sekian dosa yang diampuni oleh Allah swt, ada dosa yang tidak bakal diampuni oleh Allah swt kecuali pendosa tersebut bertaubat. Dari hadits yang diriwayatkan oleh Syekh Al-Bani, Rasulullah SAW bersabda.
“Allah swt melihat membanggakan amalan-amalan hambanya, diriwayatkan Allah melihat hamba-hambanya di malam nisfu sya'ban dan Allah mengampuni dosa-dosanya kecuali dua orang, yang pertama yang berbuat syirik, kalau dia jelas dengan taubat allah ampuni, yang kedua musyahid, seorang penyebar fitnah, adu domba, perbuatannya tidak sesuai, malah dia memecah ummat,” jelas Syekh Ali Jaber dilansir dari youtube jejak wali.
Syekh Ali Jaber mengajak umat islam menjauhi dua perbuatan tersebut karena dampaknya sangat tidak baik bagi umat Islam.
Hadits yang diriwayatkan oleh Syaikh Albani ini menurut Syekh Ali Jaber satu-satunya hartss shahih tentang malam nisfu sya’ban karena diriwayatkan oleh banyak ulama dari banyak jalur. Syaikh Albani sudah meneliti hadits ini dan mengakui keshahihannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung