/
Jum'at, 17 Maret 2023 | 09:06 WIB
Mantan Narapidana Teroris, Pepi Fernando ([Youtube/Deddy Corbuzier])

Mantan narapidana teroris jaringan Negara Islam Indonesia (NII), Pepi Fernando kini menyesali semua hal yang pernah dilakukannya saat menyandang status sebagai ‘teroris’.

Dalam podcastnya bersama Deddy Corbuzier, Pepi membongkar satu per satu borok yang selama ini ia sembunyikan.

Pepi menceritakan bahwa ia pernah hendak mengebom 4 orang, salah satunya yaitu artis terkenal, Ahmad Dhani.

“Bom buku, waktu itu ada 4 tujuan,” ujar Pepi.

“Ada Ahmad Dhani, Pak Yapto, sama siapa lagi lupa,” sambungnya.

Mendengar pernyataan Pepi, Deddy Corbuzier sontak terkejut. Ia tak menyangka bahwa Pepilah orang yang hendak melenyapkan Ahmad Dhani.

“Ahmad Dhani itu yang mau ngebom anda?” tanya Deddy.

“Iya..,” jawab Pepi sambil tersenyum.

Alasan Pepi Fernando menargetkan Ahmad Dhani adalah untuk viral.

Baca Juga: CEK FAKTA : Amanda Manopo Dan Arya Saloka Sudah Nikah Siri Selama Setahun

Dalam kesempatan itu, Pepi sontak meneteskan air matanya. Ia mengaku menyesal pernah menyakiti banyak orang.

Pepi Fernando juga mengaku bahwa tujuan pembuatan bom buku pada saat itu bukanlah untuk membunuh para target. Melainkan untuk mengetahui seberapa besar efek bom rakitan yang dibuatnya.

Pepi kemudian menceritakan keresahannya selama ini hingga akhirnya bisa bergabung dengan jaringan NII.

“Awalnya dulu itu dari pencarian jatidiri. Saya kan wartawan infotainment, tau sendiri lingkupnya bagaimana,” ucapnya.

Pepi mengaku jika dirinya dari kecil memang sudah menjadi anak pesantren. Namun, kehidupannya setelah menjadi wartawan berubah total.

“Sebetulnya saya kan dari kecil dasarnya sudah pesantren, kemudian sekolah islam, dan kuliah saya di UIN. Tapi seolah-olah setelah jadi wartawan itu saya bener-bener sholat aja enggak,” ceritanya.

Load More