Hindarilah mengonsumsi makanan atau minuman yang berpotensi memicu sakit maag selama sahur dan berbuka, seperti makanan berlemak, makanan siap saji seperti sosis dan pizza, makanan asam, minuman yang mengandung kafein dan soda.
4. Pilih menu makan yang tepat
Saat berbuka dan sahur, disarankan untuk memilih makanan yang cocok untuk dikonsumsi oleh penderita sakit maag, seperti nasi dan oatmeal.
Karbohidrat yang terkandung dalam makanan ini dapat mengurangi risiko munculnya keluhan maag karena dapat menyerap asam lambung berlebih.
Selain itu, disarankan untuk mengonsumsi daging rendah lemak, seperti dada ayam dan ikan, serta buah-buahan yang tidak bersifat asam, seperti apel, pisang, dan pir.
Untuk memasak makanan, sebaiknya gunakan metode yang lebih sehat seperti dipanggang, dikukus, atau direbus.
5. Hindari tidur setelah makan
Setelah sahur, mungkin Anda masih merasa mengantuk dan ingin kembali tidur. Namun, sebaiknya hindari tidur segera setelah makan karena dapat memicu sakit maag.
Bila rasa kantuk tidak bisa dihindari, disarankan untuk tidur dengan posisi setengah duduk.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Final All England 2023, Didominasi Wakil dari Tiga Negara
Caranya dengan menumpuk bantal sehingga kepala dan bahu Anda lebih tinggi dari perut. Posisi ini dapat mencegah makanan kembali ke kerongkongan dan mengurangi risiko sakit maag.
6. Kendalikan emosi
Saat menjalani puasa, penting untuk mengontrol emosi dan mengurangi stres. Hal ini dikarenakan puasa tidak hanya menahan lapar, tetapi juga menahan hawa nafsu, termasuk emosi dan perasaan sedih.
Selain mendapatkan pahala, ini juga membantu mengurangi risiko munculnya sakit maag.
Untuk mengatasi stres, cobalah untuk beristirahat ketika lelah dan lakukan teknik relaksasi, pernapasan, atau yoga.
Namun, jika keluhan sakit maag masih terjadi meskipun telah menerapkan tips puasa untuk penderita sakit maag seperti di atas, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang sesuai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim