Usai curhat soal ‘youtuber star syndrome’, Bunga Zainal memang menjadi musuh nomor satu para netizen.
Mereka menyerang Bunga Zainal hingga menyebutnya pansos dengan YouTuber star syndrome yang diduga Ria Ricis.
Istri dari Sukhdec Singh ini kemudian mengaku jika dirinya tidak peduli dengan komentar netizen. Ia bahkan mengaku lebih lega lantaran telah mengeluarkan uneg-unegnya di media sosial.
Namun siapa sangka, semenjak kejadian itu, Bunga Zainal kini trauma menjadi konten kreator.
Hal ini ia akui saat menjadi bintang tamu dalam podcast Melaney Ricardo. Bunga mengaku jika dirinya tidak mau lagi curhat di sosial media.
“Kayaknya memang aku nggak cukup pinter banget main sosmed. Jadi itu adalah pengalaman pertama dan kayaknya gue curhat-curhat di sosmed udah terakhir aja deh, nggak mau lagi deh,” aku Bunga.
“Kayaknya agak-agak trauma, soalnya aku bukan anak sosmed banget,” tambahnya.
Bunga mengaku jika ia awalnya hanya curhat dengan sang suami. Namun keesokan harinya ia tertarik curhat di sosial media, lantaran kini sudah banyak orang yang melakukan hal tersebut.
“Hari pertama kejadian itu tu sebenarnya aku curhatnya sama suami aku, karena dia yang jemput aku di acara itu,” ucapnya.
Baca Juga: Perjalanan Karier Nani Wijaya, Si Ratu Pemeran Pendukung
“Terus besokannya aku iseng, karena mungkin aku liat semua orang lakukan hal yang sama curhat di sosial media,” sambungnya.
Layaknya orang lain yang berusaha mengikuti zaman, Bunga Zainal mengaku sempat ingin membuat akun youtube. Namun ia mendadak mengurungkan niat lantaran di terpa kasus tersebut.
“Sebenarnya kita tu mau bikin youtube masak-masak gitu, karena aku suka masak. Tapi kayaknya aku langsung urungkan niatku deh,” ungkapnya.
Bunga Zainal mengaku trauma bermain sosial media terlebih menjadi konten kreator. Ia lebih memilih bertahan sebagai pemain sinetron.
“Gue trauma deh main-main konten kayak gitu. Kayaknya aku nggak bakat jadi konten kreator,” katanya.
“Sinetron kayaknya lebih enak, mending gue nangis-nangis di TV aja udah,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat