Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB
Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pengamat ekonomi UGM Fahmy Radhi memprediksi harga BBM nonsubsidi naik pada Oktober 2026 mendatang.
  • Lonjakan tersebut dipicu oleh harga minyak dunia dan ICP yang konsisten berada di atas 100 dolar AS per barel.
  • Pemerintah menahan harga Pertamax tetap Rp15.950 per liter demi menjaga daya beli dan mencegah migrasi konsumen.

Suara.com - Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi memprediksi harga BBM non subsidi dalam negeri akan mengalami kenaikan pada Oktober depan.

Hal itu menurutnya seiring dengan harga minyak dunia melonjak dan konsisten berada di atas 100 dolar AS per barel dalam beberapa waktu terakhir. 

"Kalau harga tetap bertahan di atas 100 dolar AS, saya percaya bulan depan, kan tiap bulan. Pemerintah mengevaluasi itu akan dinaikkan," kata Fahmy saat dihubungi Suara.com pada Selasa (15/9/2026). 

Tercatat pada Selasa (15/9), harga mentah Brent berada di level 106,93 dolar AS per barel, dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat di harga 102,65 dolar AS per barel. 

Sejumlah pengendara saat mengantre dan mengisi pertamax di SPBU KS Tubun, Kota Bogor, Jawa Barat. [FOTO: Dziharul Islam Nusantara/SuaraBogor].

Kenaikan harga BBM nonsubsidi di dalam negeri juga semakin berpotensi terjadi seiring meningkatnya Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP), yang tercatat naik dari 81,68 dolar AS per barel pada Juli menjadi 89,43 dolar AS per barel pada Agustus.

Namun demikian, Fahmy menilai, khusus untuk Pertamax (RON 92), harganya tetap dipertahankan di angka Rp15.950 per liter. Sebab, menurutnya pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat, serta mengurangi migrasi besar-besaran ke BBM bersubsidi. 

"Kalau Pertamax dinaikkan juga,  maka disparitas harga Pertama dengan Pertalite itu akan semakin lebar. Dan ini akan memicu migrasi perpindahan dari Pertamax ke Pertalite," jelas Fahmy. 

Untuk diketahui dari sejumlah produk BBM non subsidi Pertamina, Pertamax menjadi satu-satunya bahan bakar yang tidak mengalami kenaikan harga pada September. 

Penyesuain harga awalnya diberlakukan untuk Pertamax Turbo (RON 98), naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter dan sejumlah  produk lainnya pada 1 September kemarin.  Lalu, diikuti Pertamax Green 95  yang naik sebesar Rp2.550 per liter menjadi Rp19.150 per liter pada 2 September 2026. 

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com