Masyarakat Indonesia, kata Saiful, umumnya adalah moderat. Kemudian, mereka tidak bisa dipolarisasi oleh persaingan politik dalam Pilpres.
Hal tersebut dijabarkan dia lewat studi terbaru di mana masyarakat diminta memberi skor pada dirinya antara 0 sampai 10. Lalu, semakin mendekati 0 berarti semakin pro pada pandangan bahwa pemerintah bertanggungjawab bagi kesejahteraan rakyat.
Sementara, semakin mendekati 10, berarti semakin mendukung gagasan rakyat harus mengurus dirinya sendiri dan bertanggung-jawab atas keberhasilan hidupnya.
Hasilnya, rata-rata skor yang diberikan oleh publik adalah 4,31. Ini artinya masyarakat memiliki kecenderungan ideologi pro pada intervensi negara dalam hal kesejahteraan rakyat.
“Secara umum, data ini menunjukkan masyarakat menginginkan agar negara lebih banyak berperan untuk kesejahteraan masyarakat. Cukup kiri jika menggunakan istilah di Amerika atau sosialis dalam istilah Eropa.” kata Saiful.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Terpopuler: Motor Gaul untuk Pelajar, Suzuki Fronx Bawa Dashcam 4K dan Fitur ADAS
-
Terpopuler: Sepatu Ortuseight untuk Daily Run 5 Km, Jadwal Seleksi PPPK Sekolah Rakyat
-
Timnas Indonesia Incar Kemenangan Beruntun vs Mozambik, John Herdman Fokus Benahi Celah Skuad Garuda
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Mozambik, Hapus Tren Buruk Lawan Tim Afrika
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Mozambik: Pilar Cadangan Unjuk Gigi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 9 Juni 2026
-
Berada di Polda Sumsel, Bupati Edison Dijadwalkan Dibawa ke Jakarta Besok Pagi usai OTT KPK
-
BRI Salurkan Rp9,21 Triliun Kredit Perumahan, Tertinggi Secara Nasional
-
Dukung Program Perumahan Nasional, Penyaluran KPP BRI Tembus Rp9,21 Triliun
-
BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Rp9,21 Triliun