/
Jum'at, 24 Maret 2023 | 20:45 WIB
Kolase foto Ganjar, Prabowo dan Anies. [Istimewa]

Masyarakat Indonesia, kata Saiful, umumnya adalah moderat. Kemudian, mereka tidak bisa dipolarisasi oleh persaingan politik dalam Pilpres.

Hal tersebut dijabarkan dia lewat studi terbaru di mana masyarakat diminta memberi skor pada dirinya antara 0 sampai 10. Lalu, semakin mendekati 0 berarti semakin pro pada pandangan bahwa pemerintah bertanggungjawab bagi kesejahteraan rakyat.

Sementara, semakin mendekati 10, berarti semakin mendukung gagasan rakyat harus mengurus dirinya sendiri dan bertanggung-jawab atas keberhasilan hidupnya.

Hasilnya, rata-rata skor yang diberikan oleh publik adalah 4,31. Ini artinya masyarakat memiliki kecenderungan ideologi pro pada intervensi negara dalam hal kesejahteraan rakyat.

“Secara umum, data ini menunjukkan masyarakat menginginkan agar negara lebih banyak berperan untuk kesejahteraan masyarakat. Cukup kiri jika menggunakan istilah di Amerika atau sosialis dalam istilah Eropa.” kata Saiful.

Load More