Bunga Rafflesia Arnoldi kembali mekar dengan sempurna di Hutan Gaduangbeo, Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, usai Idul Fitri 1444 Hijriah/Lebaran 2023.
Koordinator Perkumpulan Belukar Saniangbaka Muhammad Rizki di Singkarak, mengatakan bunga bangkai tersebut ditemukan mekar pada hari ini di Hutan Gaduangbeo, Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak.
Setelah ditelusuri, kata dia, Bunga rafllesia yang mekar tersebut merupakan bunga yang ke-3 mekar semenjak Ramadhan 1444 Hijriah.
"Selama Ramadhan kami tidak melakukan aktivitas pemantauan perkembangan Bunga Refllesia," kata dia, Minggu 30 April 2023.
Pihaknya akan kembali aktif melakukan pemantauan perkembangan Bunga Rafllesia tersebut usai Lebaran ini.
Lebih lanjut Rizki mengatakan ekosistem Hutan Gaduangbeo yang berada di dalam kawasan Suaka Margasatwa Bukit Barisan masih terjaga dengan baik.
Ia menyebutkan apabila ditotalkan sepanjang Januari 2023 hingga April ini sudah banyak Bunga rafflesia yang mekar sempurna di Hutan Gaduangbeo.
Sementara pada tahun lalu, perkumpulan belukar mencatat ada 24 Bunga Rafflesia yang berhasil mekar sempurna di dalam Hutan Nagari Saniangbaka.
Sebaran Bunga Rafflesia tersebut berada di tiga titik berbeda yang masih termasuk dalam kawasan suaka margasatwa Bukit Barisan.
Baca Juga: 4 Hal yang Membuat Pengeluaran di Bulan Ramadhan Cukup Banyak
"Keberadaan dua Bunga Rafflesia yang baru mekar ini masih di dalam kawasan Hutan Gaduangbeo," katanya.
Bunga langka tersebut ditemukan sejak bulan Oktober tahun 2021. Kemudian mulai dilakukan penelitian tentang penyebaran inang Raflesia (akar Liana/tetrastigma) di kawasan Hutan Nagari Saniangbaka.
"Setelah membukukan penyebarannya, baru kami melanjutkan di kawasan akar mana saja yang terinfeksi dengan penyebaran Raflesia yang bersifat endoparasit ini," katanya.
Sejauh ini pihaknya telah melakukan konservasi dan observasi terhadap bunga langka tersebut dan berharap setelah adanya penemuan Bunga rafllesia tersebut Tim Pokdarwis Tangaya menjadikannya aset ekowisata daerah dengan membuat paket jelajah (tracking) menikmati alam tanpa merusaknya.
"Selain itu apapun bentuk dukungan dari pihak manapun, termasuk Pokdarwis, asalkan menyokong kegiatan kita dalam konservasi, kita selalu terbuka untuk menerima," ujarnya.
Di samping itu bagi pengunjung yang ingin melihat langsung dapat menghubungi Pokdarwis Belukar. Dengan ketentuan bisa menjaga lingkungan dan harus di kawal oleh Pokdarwis Belukar sebagai penjagaan.
Berita Terkait
-
4 Manfaat Kembang Turi Putih bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Kenakan Baju Couple dengan Tiko Aryawardhana, Warganet Sebut BCL Akan Maju ke Pelaminan
-
Tiko Aryawardhana Sudah Kembaran Busana Lebaran dengan Keluarga BCL, Tanda Bakal ke Pelaminan?
-
7 Tips Merawat Bunga Potong supaya Tetap Awet dan Tidak Cepat Layu
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026