Konten menyesatkan soal mundurnya Sandiaga Uno dari kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar. Katanya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI) ini melakukan pengunduran diri untuk Anies Baswedan.
Kabar itu beredar dalam bentuk video. Cuplikan video itu merupakan pidato Sandiaga Uno saat ia secara resmi menyatakan mundur sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 2018 karena dicalonkan sebagai calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) dalam pemilihan presiden (Pilpres) di 2019 kemarin.
Kabar soal pengunduran diri Sandiaga Uno dari Kabinet Jokowi beredar di Facebook. Akun yang mengunggah kabar itu adalah Facebook Care pada 2 Mei 2023 kemarin.
Narasi yang diberikan adalah "Demi Fokus Menangkan Anies !! Sandi Nyat4kan Mundvr Dari Kabinet DIDEPAN MEDIA”.
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya cuplikan video yang menampilkan pidato Sandiaga Uno merupakan konten yang menyesatkan.
Faktanya, bukan demi fokus memenangkan Anies Baswedan. Berikut transkrip pidato Sandiaga Uno di video tersebut:
“Mempertimbangkan betapa besar tugas seorang Wakil Gubernur, betapa berat kerja di Jakarta dan menghindari risiko Politisasi jabatan, menjauhkan dari mudarat pejabat yang mengintervensi dan menyalahgunakan birokrasi, anggaran, dan fasilitas, maka saya memilih ikhlas berkorban untuk tidak mengambil cuti, dan mendahulukan kepentingan warga Jakarta juga aspirasi rakyat Indonesia di atas kepentingan diri ataupun golongan,” kata Sandiaga saat pidato di sidang paripurna di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).
“Dalam kaitan ini, pilihan saya mengambil sikap menyatakan berhenti secara resmi sebagai Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2017-2022 didasari atas komitmen dan tanggung jawab memberikan ruang dan kepastian kepada Wakil Gubernur yang nanti akan menggantikan saya agar dapat bekerja maksimal bersama Bapak Gubernur,” papar Sandiaga.
Surat pernyataan mundur disampaikan Sandiaga ke Gubernur DKI Anies Baswedan pada 10 Agustus 2018. Surat tersebut kemudian diserahkan ke DPRD DKI pada hari yang sama. Selanjutnya, hasil dari sidang paripurna pemberhentian Sandiaga hari ini akan disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowo) melalui Menteri Dalam Negeri.
Baca Juga: CEK FAKTA: Joe Biden Umumkan Perang Dunia III
Selain itu, saat ini Sandiaga masih menjabat sebagai Menparekraf RI. Tak ditemukan informasi yang valid bahwa Sandiaga mundur dari Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan