Beredar video dengan durasi beberapa detik memperlihatkan satu rumah berwarna kuning yang rumput di halamannya tinggi tak terpotong.
Rekaman amatir yang direkam pemilik rumah memperlihatkan seberapa tingginya rumput liar tersebut. Di sebutkan bahwa pengontrak meninggalkan rumah dalam kondisi tak terurus.
Video tersebut diunggah ulang oleh akun informasi @memomedsos. Dalam narasi yang dibuat pengunggah menjelaskan hal senada.
"Pemilik kontrakan kaget melihat halaman rumah yang disewakannya dipenuhi rumput liar, tak pernah dibersihkan oleh penyewa. Si penyewa juga meninggalkan 2 karung sampah dalam rumah kontrakan tersebut," jelasnya, disadur Senin (15/05/2023).
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka menuliskan kalimat sindiran kepada pengontrak rumah.
"Namanya juga kontrakan, mungkjn yg ngontrak yg kerja siang malem d rmh buat tdr aja jd cenderung mls beresin halaman krna mikirnya gpp kan ngontrak, soalny bnyak kek gt," sebutnya.
"ya harus ny yg punya kontrakan tiap bualan rutin nyuruh org tebas rumput. kalo yg ngontrak kerja dn kontrakan cumn dpake buat istirahat kn kasian juga kalo ngandelin yg ngontrak yg bersihkan. tp klo yg di dalam rumah harus wajib yg ngontrak yg bersihkan.," bebernya.
"Kebersihan rumah yg dikontrak..luar dalam...tgg jwb yg ngontrak lah, bkn yg pny kontrakan. Aku pny rumah, aku kontrakin krn ak hrs kerja di luar kota sm suami. Diluarkota kita juga ngontrak rmh. Menjaga kebersihan rmh yg dikontrak luar dalam ya tgg jwb yg ngontrak. Kecuali ada kerusakan yg hrs diperbaiki bth tukang itu urusan yg pny rumah. Rumahku dikontrak, ada kerusakan pipa air ya ak yg perbaiki. Pernah listrik pasca bayar gak dibyr sampe 2 bln akhirnya diputus pln, akhirnya hrs pasang br beralih ke token, itu urusan ku yg pny rmh. Tp mereka sebagai yg ngontrak krn tdk tgg jwb byr listrik mpe diputus, ya mereka hrs ikut iuran separo utk pemasangan listrik baru. Itu kembali lagi tergantung kesepakatan bersama....," terangnya.
Baca Juga: Akhirnya Mudik Lebaran, Begini Suasana Rumah Pengasuh Rayyanza Sus Rini Disebut Seperti Surga
"Itulah bedanya kos dan kontrak. Kalo kos, ada permasalahan tanggung jawab Full pemilik kos, walaupun ya harusnya kesadaran penyewa kos untuk jaga kebersihan. Tapi kalo kontrak apalagi jangka panjang , itu udah seperti rumah penyewa sendiri, bahkan jika ada kerusakan infrastruktur atas kelalaian kita ya kita yg ikut tanggung jawab. Apalagi berkeluarga dan punya anak, bahaya tuh rerumputan sarang binatang melata. Kalo emang sibuk kerja, berarti ada uang lebih, ada jasa potong rumput, langsung auto bersih," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!