Sutradara Rob Marshall membagikan ceritanya dalam penciptaan dunia bawah laut untuk film live-action "The Little Mermaid" hingga akhirnya bisa menghasilkan tampilan yang sangat fotorealistik.
Dalam keterangan pers Disney+ Hotstar yang diterima di Jakarta, Kamis 25 Mei 2023, Marshall mengatakan selaku sutradara, dia senantiasa menekankan kepada tim sejak awal produksi mengenai gambaran daratan yang realistis dan lautan yang penuh dengan fantasi untuk "The Little Mermaid".
Hal itu penting, imbuh dia, mengingat nantinya film akan mampu menampilkan kontras antara dua dunia dengan baik. Dunia daratan terlihat nyata dan akrab, sedangkan dunia laut "The Little Mermaid" penuh dengan hal-hal magis seperti kehadiran putri duyung, kepiting yang bernyanyi, dan burung berbicara.
"Oleh karena itu, kami membangun dunia bawah laut dengan teknologi digital dan di atas air, selayaknya film periode klasik," kata Marshall.
Konsep musikal yang diusung oleh "The Little Mermaid" juga memberikan tantangan saat produksi.
"Dan karena ini juga film musikal, dalam banyak hal kami merasa seperti menyiapkan tiga film berbeda sekaligus," ujar Marshall.
Para pemeran "The Little Mermaid" harus berlatih adegan selayaknya produksi film musikal. Marshall menggunakan waktu latihan adegan untuk melakukan penempatan posisi kamera yang tepat pada saat produksi dimulai.
Banyak adegan yang diambil dengan menggunakan teknologi digital. Meski begitu, pembuat film tetap ingin menggunakan lokasi asli di Eropa untuk menampilkan emosi yang tepat dalam beberapa adegan seperti saat Ariel menyelamatkan Pangeran Eric.
"The Little Mermaid" versi live-action menghadirkan kembali lagu-lagu ikonik dari film animasinya seperti "Part of Your World", "Under the Sea", "Poor Unfortunate Souls", dan "Kiss the Girl".
Baca Juga: Ubah Masa Jabatan Pimpinan KPK jadi 5 Tahun, Komisi III DPR Silang Pendapat soal Putusan MK
Komposer Alan Menken, yang pernah terlibat dalam produksi versi animasinya, kembali berkolaborasi dalam proyek live-action kali ini. Dia pun menghadirkan tiga original soundtrack baru bersama dengan Lin-Manuel Miranda dengan judul "Wild Unchartered Waters", "For the First Time", dan "The Scuttlebutt".
Film yang sedang tayang di bioskop-bioskop Indonesia sejak Kamis (24/5) itu mengikuti petualangan putri duyung bernama Ariel (diperankan oleh Halle Bailey) dengan latar tahun 1830-an di sebuah pulau di Karibia.
Ariel, yang merupakan putri bungsu Raja Triton (diperankan oleh Javier Bardem), bertekad untuk mengunjungi permukaan laut dan akhirnya jatuh cinta pada Pangeran Eric (diperankan oleh Jonah Hauer-King).
Ariel memutuskan untuk membuat perjanjian dengan Ursula (diperankan oleh Melissa McCarthy), penyihir laut yang jahat, demi mewujudkan keinginannya untuk memiliki kesempatan hidup di daratan. Akan tetapi, perjanjian itu justru menempatkan hidupnya dan kerajaan ayahnya dalam bahaya.
Berita Terkait
-
Sinopsis Film The Little Mermaid Live Action, Kala Ariel Menyelami Dunia Manusia
-
Link Nonton Film The Little Mermaid Legal, Film Live Action Terbaru Disney
-
Warganet Kurang Sreg Naura Ayu Dipasangkan dengan Giorgino Abraham di The Little Mermaid
-
Link Nonton Film The Little Mermaid Resmi, Bukan LK21 dan IndoXXI
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati