Pemeran Video syur 47 detik yang diduga Rebecca Klopper itu masih menjadi tanda tanya besar. Pasalnya, sampai saat ini belum diketahui soal kebenaran tokoh yang ada dalam video.
Apakah itu benar Rebecca atau bukan, masih menjadi pertanyaan. Terlebih, sang pengacara Rebecca, Shandy memilih untuk bungkam.
Pihaknya mengatakan secara blak blakan bahwa tidak boleh menjawab perihal kebenaran dalam video syur tersebut.
“Di dalam video tersebut perempuannya Rebecca atau bukan,” sentil wartawan.
“Mengenai itu saya tidak boleh menjawab, dan tidak berwenang menjawab,” ujar Shandy.
“Sudah saya sampaikan yang jelas secara resmi sudah dilaporkan senin kemarin. Apabila ada informasi maupun pertanyaan siapa dalam video tersebut, silahkan ditanyakan ke pihak kepolisian,” Ujarnya.
Namun Shandy menegaskan bahwa pemeran pria dalam video syur tersebut bukanlah Fadly Faisal yang kini statusnya sebagai kekasih Rebecca.
“Saya sampaikan bahwa Mas Fadly tadi menegaskan kalau di dalam video tersebut bukanlah dirinya,” tegasnya.
Rebecca Klopper mengaku pernah diperas dan diancam oleh pelaku yang akan menyebarkan video syur.
Baca Juga: TransJakarta Diusulkan Layani rute Bandara Soekarno-Hatta dengan Tarif Murah
Pengacara yang pernah menangani Rebecca, Ahmad Ramzy membenarkan hal tersebut.
“Iya benar, dulu sekitar bulan Oktober saya mendapat surat kuasa dari saudari RK melalui kakaknya, temannya, yang juga klien saya Marissya Icha untuk membantu saudari RK untuk membuat laporan polisi. Kaitannya apa, kaitannya tentang pemerasan dan pengancaman yang dialami oleh RK. Yang mana pemerasan dan pengancaman tersebut berkaitan dengan permasalahan yang ramai sekarang ini yaitu video yang beredar,” ujar Ahmad Ramzy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?