Rumah mewah Panji Gumilang, yang menjabat sebagai pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, ternyata terletak di Depok, Jawa Barat, dan hal ini menjadi sorotan para netizen di media sosial.
Nama Panji Gumilang terus menjadi topik yang sedang viral setelah kontroversinya yang diduga memimpin Al Zaytun dengan ajaran yang tidak sesuai dengan agama Islam.
Baru-baru ini, akun Instagram @depok24jam mengunggah sebuah video yang menampilkan rumah mewah berpagar kayu coklat milik Panji Gumilang.
Video tersebut memperlihatkan rumah Panji Gumilang dengan dinding pagar setinggi 2,5 meter yang terbuat dari batu bata dan dihiasi dengan pohon-pohon raksasa.
Meskipun terlihat sangat tertutup dari luar, Devi Romey Shinta, Ketua RT setempat, membenarkan bahwa rumah tersebut di RT 02, RW 03, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat, adalah milik Panji Gumilang.
"Itu rumah Panji Gumilang, Pimpinan Al Zaytun," ujar Devi Romey Shinta seperti dikutip dari Instagram @depok24jam pada Sabtu, 24 Juni 2023.
Rumah ini telah ditempati oleh Panji Gumilang sejak tahun 2000-an.
"Sudah lama, sekitar tahun 2000 atau 2002," kata Devi Romey Shinta.
Namun, meskipun sudah menjadi penduduk Depok selama puluhan tahun, Panji Gumilang sendiri tidak pernah terlihat.
Baca Juga: Nikita Mirzani Ogah Rugi Julid Skandal Perselingkuhan Syahnaz, Gegara Kebaikan Raffi Ahmad?
"Saya tidak pernah bertemu dengannya, sejak sebelum saya menjadi Ketua RT. Hanya bertemu dengan penjaga rumahnya saja," tambahnya.
Kabar mengenai lokasi rumah Panji Gumilang cukup mengejutkan netizen, mengingat Ponpes Al Zaytun berada di Indramayu, Jawa Barat.
Panji Gumilang Dilaporkan ke Polisi
Setelah terus menjadi berita dan dituduh menyebarkan ajaran sesat, Panji Gumilang akhirnya dilaporkan ke kepolisian oleh DPP Forum Advokat Pembela Pancasila.
DPP Forum Advokat Pembela Pancasila melaporkan Panji Gumilang atas dugaan penistaan agama Islam.
"Iya, kemarin MUI mengeluarkan surat keputusan bahwa terkait dengan beberapa ajaran yang diberikan oleh Panji Gumilang itu adalah sesat," ujar Ihsan Tanjung, Ketua DPP Forum Advokat Pembela Pancasila.
Ihsan berharap dengan adanya laporan ini, orang tua murid segera mengeluarkan anak-anak mereka dari Al Zaytun.
"Bagi santri dan orang tua yang berada di sana, ketika dikatakan bahwa ajaran mereka adalah sesat, anak-anak tersebut harus dikeluarkan dari pesantren," ungkapnya.
"Kami mengimbau kepada orang tua agar tidak membiarkan anak-anaknya terpengaruh oleh ajaran yang tidak sesuai dengan agama Islam. Sebagai santri, mereka seharusnya memahami agama dengan baik, bukan malah menjadi masalah setelah keluar dari Al Zaytun. Itulah yang menjadi kekhawatiran kami," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar