Suara dengkuran atau ngorok terjadi akibat saluran pernapasan menyempit, lalu bergetar saat dilalui oleh aliran udara.
Suara dengkuran bisa terdengar halus atau keras (parau) yang mengganggu. Semakin sempit saluran udara, maka akan semakin besar tekanan yang dibutuhkan untuk membangun aliran udara yang cukup.
Jika tekanan tersebut semakin besar, maka suara dengkuran yang muncul juga akan semakin nyaring terdengar.
Banyak yang percaya bahwa orang yang mendengkur saat tidur merupakan hal wajar karena kelelahan, padahal kenyataannya tidak selalu demikian.
Menurut penelitian, biasanya mendengkur terjadi ketika jaringan lunak di langit-langit mulut (soft palate), anak tekak (uvula), dan tenggorokan menjadi rileks pada saat mulai memasuki tahapan tidur yang lebih dalam, yaitu sekitar 90 menit setelah tertidur.
Otot dan jaringan yang sedang berada dalam kondisi rileks inilah yang menyebabkan aliran udara yang lewat terhalang, sehingga terjadilah getaran atau dengkur. Bagian lainnya yang juga ikut bergetar adalah saluran hidung, dasar lidah, dan tonsil.
Semakin sempit jalan napas, semakin sulit juga aliran udara untuk melewatinya, sehingga menyebabkan semakin kuatnya suara dengkuran.
1. Mengubah Posisi Tidur
Tidur terlentang diketahui berpotensi menyebabkan seseorang mendengkur. Dalam posisi terlentang, lidah cenderung tertarik ke belakang dan mendekati kerongkongan. Hal tersebut menyebabkan jalan udara menjadi lebih sempit dan menghalangi sebagian aliran udara yang masuk.
Baca Juga: Hakim Gazalba Saleh Divonis Bebas, KPK: Kasus Gratifikasi dan TPPU-nya Tak Dihentikan!
Hasilnya, muncul suara ngorok saat tidur. Untuk itu, tidur dengan posisi miring dapat dilakukan sebagai salah satu cara menghilangkan ngorok.
2. Meningkatkan Kualitas Tidur
Salah satu penyebab utama seseorang mengorok adalah kelelahan. Kondisi tubuh yang lelah membuat seseorang tidur lebih nyenyak, sehingga membuat otot-otot seluruh tubuh, termasuk otot lidah dan tenggorokan, menjadi lebih rileks.
Hal tersebut dapat menyebabkan posisi lidah ke belakang dan menghalangi jalan nafas sehingga timbul suara dengkuran saat tidur. Oleh sebab itu, usahakan untuk tidur tepat waktu setiap harinya guna menghindari rasa lelah berlebih yang dapat memicu mengorok saat tidur.
3. Menjaga Kebersihan Kamar
Menjaga kebersihan kamar rupanya bisa memengaruhi kualitas tidur dan mengatasi kebiasaan mengorok saat tidur. Kamar kotor dapat menimbulkan berbagai alergen yang berpotensi menyebabkan penyempitan saluran pernapasan akibat reaksi alergi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Ingin Beli Mobil Baru Termasuk EV Terkini? Pakai BRI KKB via BRImo Lebih Praktis
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap
-
Mari Dapatkan Solusi Kredit Mobil dan EV Modern dari BRI KKB Melalui BRImo
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Jangan Lewatkan, Kredit Mobil dan EV Lebih Ringan Bersama BRI KKB di BRImo
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
-
Berpacu dengan Waktu: 80 Warga Jabar Terjebak di Zona Perang Timur Tengah Menanti Dievakuasi
-
BRI Dorong Kepemilikan Mobil Baru Lewat KKB dengan DP Ringan dan Dukungan Pembiayaan EV