Kasus pelecehan yang diduga dialami Michelle Ashley menarik perhatian publik. Salah satunya wanita cantik ini.
Tak diketahui dia siapa, namun dia memberikan pendapatnya terkait kasus anak Pinkan Mambo tersebut. Dia menyatakan, kasus itu adalah salah satu bukti.
Bukti yang dimaksud ialah soal parenting yang gagal menurutnya. Dia nampak geram dengan kasus itu.
Kabar sesosok wanita yang komentar soal kasus pelecehan Michelle Ashley itu viral di media sosial (Medsos) Instagram. Salah satu akun yang mengunggah adalah @lambegosiip.
Admin dari akun itu mengunggah foto yang berisikan narasi senada. Serta satu video.
"Ikutan geram, wanita ini beri pendapatnya tentang kasus Pinkan Mambo dan Michelle Ashley: Ini salah satu bukti kasus parenting yang gagal," jelas narasi di foto disadur Kamis (03/08/2023).
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang menyatakan diri setuju dengan wanita tersebut.
"Setuju banget, anak itu gak minta dilahirin. Tp orangtua yg memutuskan untuk punya anak. And you know what? Moms itu harus jadi garda terdepan untuk ngelindungin anaknya apalagi dari pelecehan seksual. Nangis bgt denger masalah ini, traumanya itu loh gak kebayang," terangnya.
Baca Juga: Cerita Pinkan Mambo Bikin Deddy Corbuzier Bingung, Warganet Colek BNN
"Terlepas dari bener atau enggak nya cewek ini tapi gua setuju sama statement dia yg bilang "yang harus dilakukan orang tua gak cuma kasih makan dan sekilah tapi connection, memberi keamanan, kenyamanan, rasa percaya, rasa perlindungan" gua setuju ttg ini.," katanya.
"Yg dimksud mbknya disini adalah klu km pengen punya anak ya km hrs tanggung jwb sm anak sampai akhr, jgn egois mementingkan diri sendiri, klu sekiranya km gg sanggup untuk tanggung jwb setelah punya anak KB. Jujur aku punya anak 2 jg udh kewalahan gg bs me time kyk dulu, tp ya emang ini tanggung jwb ku hrs siap, kmn" ya ngjk bocil mau nongkrong ya ajak bocil, emang hrs ada yg dikorbankan. Hrs siap dan bertanggungjawb, krn punya anak emang tanggung jwbnya besar.," bebernya.
"Tooss mba, anda mewakili isi hati emak emak yg geram dg berita semua," sebutnya.
"Dia blm cerai loh dari suami yg melecehkan anaknya itu, alasan dia dlm Kristen tdk ada cerai hidup. Pdhal masa dpn anak sdh hancur," terangnya.
"Pgn viral jalur hujatan..," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati