Bola / Bola Dunia
Rabu, 15 Juli 2026 | 01:45 WIB
Dunia sepak bola internasional tengah diguncang skandal yang melibatkan Presiden FIFA, Gianni Infantino dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [@X/WhiteHouse]
Baca 10 detik
  • LSM FairSquare melaporkan Presiden FIFA Gianni Infantino ke Komisi Etik IOC atas dugaan pelanggaran prinsip netralitas politik.
  • Infantino dituduh menunjukkan dukungan terbuka kepada Donald Trump melalui serangkaian pernyataan dan simbol selama periode 2025–2026.
  • FairSquare mendesak IOC melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan sanksi disipliner atas serangkaian tindakan politik yang melanggar kode etik.

Suara.com - LSM hak asasi manusia FairSquare resmi mengajukan pengaduan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino ke Komisi Etik Komite Olimpiade Internasional.

Ia dituduh berulang kali melanggar prinsip netralitas politik.

Dalam pernyataan resminya, FairSquare menyebut Infantino telah melanggar aturan netralitas politik IOC dengan menunjukkan dukungan politik kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sebagai anggota IOC sejak 2020, Infantino terikat pada Piagam Olimpiade dan kode etik yang menuntut netralitas politik. FairSquare menegaskan,

“IOC memiliki kewenangan untuk mengeluarkan anggota yang tidak mematuhi kewajiban tersebut.”

Lima Pelanggaran Nyata

FairSquare mengklaim terdapat lima pelanggaran nyata antara Januari 2025 hingga Februari 2026.

Salah satunya adalah video Infantino pada 20 Januari 2025 yang memuji Trump usai pelantikan.

Dalam video itu, Infantino mengatakan, “Bersama-sama, kita akan mengembalikan kejayaan tidak hanya bagi Amerika, tetapi juga dunia.”

Baca Juga: PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?

Presiden FIFA, Gianni Infantino. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Pernyataan ini dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap agenda politik Trump.

Pernyataan lain muncul pada 4 Februari 2025 melalui Instagram. Infantino menulis, “Presiden Donald Trump pantas mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian atas tindakan tegasnya,”

Tak berhenti di situ, pada November 2025 ia juga menyatakan, “Kita semua seharusnya mendukung apa yang dia lakukan, karena itu tampak sangat baik.”

Ucapan tersebut dinilai menunjukkan posisi politik yang jelas.

Dukungan Terbuka di Panggung Global

Sorotan lain muncul saat Infantino memberikan FIFA Peace Award kepada Trump pada Desember 2025.

Load More