CEO Meta Platforms Mark Zuckerber melalui akun Facebook miliknya mengumumkan kemampuan baru WhatsApp untuk berbagi layar.
"Kami akan menambahkan kemampuan berbagi layar saat panggilan video di WhatsApp," kata Zuckerberg sambil mengunggah gambar berbagi layar di ponsel, Selasa (8/8) waktu setempat.
Dalam siaran pers yang diterima Rabu, WhatsApp juga mengumumkan kemampuan baru yaitu panggilan video dalam mode lanskap.
Berdasarkan gambar yang disiarkan WhatsApp, mode lanskap tersedia untuk panggilan video di perangkat seluler.
Sementara itu, fitur berbagi layar, berdasarkan gambar, bisa digunakan pada ponsel dan desktop.
Untuk berbagi layar, pengguna bisa mengeklik ikon "bagikan" dan memilih antara berbagi aplikasi tertentu atau berbagi seluruh layar.
WhatsApp pekan lalu memperkenalkan fitur pesan video instan, yaitu mengirimkan pesan berupa video layaknya voice note atau pesan suara.
Fitur pesan video instan berdurasi 60 detik menjadi alternatif menanggapi chat (obrolan) dalam aplikasi berkirim pesan itu.
Zuckerberg pada pertengahan Juli juga mengumumkan ketersediaan WhatsApp pada perangkat jam tangan pintar yang menggunakan sistem operasi Wear OS 3.
Baca Juga: Ashanty Bahagia Lihat Anang Hermansyah Duet dengan Krisdayanti
Tidak hanya melihat notifikasi, pengguna juga bisa membalas pesan teks dan suara sampai menjawab dan menolak panggilan telepon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari