Inggris mengatakan pesawat tempurnya mencegat dua pesawat pengebom jarak jauh Rusia yang terbang melintasi utara Skotlandia.
Jet Typhoon Inggris diterbangkan dari RAF Lossiemouth, salah satu dari dua stasiun Peringatan Reaksi Cepat Angkatan Udara Inggris, untuk mencegat pesawat pengebom jarak jauh Rusia Tu-142 yang terbang melintasi Skotlandia utara, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan.
Insiden itu terjadi Senin pagi setelah pesawat pengebom patroli maritim jarak jauh Rusia transit di utara Kepulauan Shetland di dalam wilayah kepolisian udara utara NATO.
"Pesawat patroli maritim Rusia Tu-142 Bear-F dan Tu-142 Bear J, digunakan untuk pengintaian dan perang anti-kapal selam, dipantau oleh Typhoon RAF di wilayah udara internasional saat mereka melewati utara Inggris,” tambah pernyataan itu.
James Heappey, menteri Angkatan Bersenjata, mengatakan kru RAF di Lossiemouth "menjaga pengawasan konstan" atas wilayah udara Inggris.
Sementara itu, Kapal tanker Voyager juga bereaksi cepat dan tetap mengudara selama misi untuk menyediakan pengisian bahan bakar di udara.
"Ketika alarm untuk reaksi cepat berbunyi pada pagi dini hari, adrenalin mulai beraksi," sebut seorang pilot RAF yang tidak disebutkan namanya dalam pernyataan.
Beberapa saat kemudian, Typhoons dan Voyager kembali ke pangkalan, tambah pernyataan itu.
Baca Juga: Vladimir Putin: Ukraina Jadi Alat Mengacaukan Keamanan Rusia
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama