Kue Sanggar Banyu menjadi salah satu kue tradisional khas Kalimantan yang bisa dibuat untuk camilan sehat.
Kue ini juga dikenal dengan nama mata roda di Banjarmasin yang memanfaatkan bahan utama pisang dan parutan singkong.
Kue sanggar banyu ini dibuat dengan kulit yang terbuat dari tepung ketan yang diberi pewarna makanan.
Kemudian, diberi isian pisang di dalamnya dan setelah matang dikukus maka diberi parutan kelapa diatasnya.
Jadi, Kue khas Kalimantan ini merupakan kue yang terbuat dari kombinasi singkong, pisang dan kelapa parut dengan rasanya manis.
Nama Sanggar Banyu sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti sumber air. Berikut resep membuatnya:
Bahan-bahan
- 1 kg singkong parut
- 4 sdm penuh tepung ketan
- 10 sdm gula pasir atau takaran sesuai selera
- 1/4 sdt lebih garam atau takaran sesuai selera
- Pewarna makanan merah, kuning atau hijau pilih sesuai selera
- Pisang raja yang sudah matang dan dipotong menjadi 4 bagian
- 1 buah kelapa sedang ukuran kecil, parut kasar memanjang, beri 1/4 sdt garam dan daun pandan
- Secukupnya vanili
Cara membuat
Baca Juga: Shin Tae Yong Beberkan Kunci Kemenangan Timnas U-23 dari Thailand: Kerja Keras
1. Parut singkong kemudian peras sedikit untuk mngurangi kadar airnya.
2. Campurkan gulapasir, garam, vanilli, dan pewarna aduk rata.
3. Alasi tangan dengan plastik, ambil adonan singkong secukupnya isi dengan pisang, bentuk seukuran pisang dengan ketebalan yang sedang, lalu taruh diatas daun lakukan hingga selesai.
4. Pindahkan dan masukan kedalam dandang yang juga dialasi daun pisang, kukus hingga matang kurang lebih 25 menit.
5. Setelah matang, langsung baluri dengan parutan kelapa, dan sanggar banyu siap disajikan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur