Istana Negara kabarnya mempolisikan Rocky Gerung. Di saat itu juga katanya, Moeldoko menjadi panglima tempur.
Kabar itu beredar di Facebook. Faktanya, Kantor Staf Kepresidenan mengungkapan pernyataan Rocky Gerung memang telah menimbulkan kericuhan di masyarakat.
Namun, tidak ada informasi yang menyebutkan pihak Istana Negara secara resmi melakukan pelaporan atas tindakan dari Rocky Gerung ini kepada pihak berwajib.
Informasi itu ternyata masuk dalam konten yang dimanipulasi. Narasi yang diberikan ialah “Ist4na Resmi Pol1sikan Rocky Gerung, Jokowi Tunjuk Moe1doko Jadi Pang1ima T3mpur, Ben4rkah”.
Akun Facebook bernama "Menuju Istana" kembali mengunggah sebuah video dengan judul yang tidak biasa. Video itu diunggah pada tanggal 4 Agustus 2023 nanti.
Namun setelah dilakukan penelusuran terhadap kebenaran narasi dan video ini, ditemukan sebuah kekeliruan yang terkandung di dalamnya.
Perlu diketahui bahwa munculnya isu ini diawali oleh adanya pernyataan dari seorang akademisi, Rocky Gerung, yang diduga menghina Presiden Jokowi.
Melansir dari artikel Detik.com, hal ini kemudian menimbulkan kemarahan sejumlah elemen Masyarakat dan berujung pada adanya laporan dan pengaduan kepada pihak kepolisian.
Salah satunya adalah laporan dari pendukung Jokowi dan beberapa organisasi di Jawa Barat (Jabar) yaitu: arikade 98, Gerakan Pemuda Marhaenis (GMP), BARA JP, BP2MP, Projo Jabar, Pakarang Adat Nusantara dan Paguyuban Penyanyi Pop Sunda dan Acting Kota Bandung ke Ditreskrimsus Polda Jabar.
Selain itu, melansir dari artikel Kompas.com, terdapat pula gugatan mengenai dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Rocky Gerung oleh seorang Advokat bernama David Tobing, pada Kamis, 3 Agustus 2023 kemarin.
Gugatan dengan klasifikasi perbuatan melawan hukum (PHM) itu telah teregistrasi dengan nomor perkara: 712/Pdt.G/2023/PN JKT.SEL. Bareskrim Polri dalam keterangannya menyebutkan bahwa terkait dengan pernyataan Rocky Gerung ini, setidaknya ada 13 laporan polisi dan dua pengaduan yang dibuat sejumlah pihak terhadap Rocky Gerung.
Perihal pernyataan Rocky Gerung ini juga mendapat respon dari pihak Istana. Dalam video di kanal Youtube Kompas TV yang berjudul, “BREAKING NEWS – Moeldoko Buka Suara Soal Rocky Gerung Usai Dipanggil Presiden Jokowi”, yang tayang pada Kamis, 3 Agustus 2023, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko menyebutkan, perilaku dari Rocky Gerung telah menyebabkan kerusuhan di Masyarakat.
Moeldoko menambahkan bahwa dirinya siap pasang badan jika Presiden Jokowi diserang oleh Rocky Gerung. Sebagai kepala KSP, Moeldoko mengaku memiliki tanggungjawab penuh untuk menjaga kehormatan Jokowi sebagai presiden.
Namun, selama di dalam keterangannya, tidak terdapat informasi yang menyebutkan bahwa pihak Istana turut melaporkan Rocky Gerung ke pihak berwajib terkait dengan pernyataannya di Masyarakat.
Jadi dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa Istana polisikan Rocky Gerung dan Moeldoko siap jadi panglima tempur adalah sebuah klaim keliru dan merupakan informasi yang termasuk dalam kategori manipulated content atau konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
Harga Pertamax Naik Tajam, 10 Persen Konsumen Diprediksi Serbu Pertalite
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Pencinta Sepak Bola Wajib Baca: Tips Beli Jersey Orisinal Piala Dunia 2026
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang