Willem Jan Pluim adalah pemain sepak bola profesional asal Belanda yang berperan sebagai penyerang tengah. Ia bergabung dengan PSM Makassar sejak Agustus 2016 dan mempersembahkan dua gelar juara, yaitu piala Indonesia dan Liga Indonesia.
Karirnya di dunia sepak bola dimulai tahun 2008. Saat itu Pluim berhasil masuk ke tim senior Vitesse setelah menempuh pendidikan di akademi muda klub tersebut.
Klub Vitesse lalu meminjamkannya ke Roda JC selama enam bulan. Karena potensinya, Roda JC lalu menawarkan untuk menandatangani kontrak tiga tahun.
Pluim kemudian dipinjamkan ke Zwolle selama satu musim pada musim 2012-2013 lalu. Namun, setelah kembali ke Roda JC, tim itu terdegradasi ke zona Eerste Divisie.
Pluim memilih hengkang dan bergabung dengan Willem II selama satu musim di tahun 2015. Hanya berkisar enam bulan, sang pelatih Jurgen Streppel memilih melepas Pluim.
Pada bulan Desember 2015, Pluim menandatangani kontrak selama satu tahun dengan Becamex Binh Duong di Vietnam. Lucunya, ia tidak pernah diturunkan satu kali pun, walau klub tersebut berhasil memenangkan Piala Super Nasional Sepak Bola Vietnam.
Karena tak pernah dimainkan, Pluim meninggalkan klub tersebut. Di tahun 2016, ia lalu datang ke Indonesia dan bermain untuk PSM Makassar.
Karirnya di PSM Makassar terbilang cukup mulus. Pria berusia 34 tahun itu dinobatkan sebagai pemain terbaik di tim pada 2017-2018 di pemain terbaik di Liga 1 2022. Sepanjang karirnya di dunia sepak bola hingga kini, ia sudah mencetak 52 gol.
Gol terbanyak di sumbang Wiljan Pluim saat baru bergabung dengan PSM. Ia berhasil mengumpulkan 12 gol pada tahun 2017 dan 11 gol di tahun 2022.D
Baca Juga: 2 Fakta Menarik Dipecatnya Wiljan Pluim dari PSM Makassar, Salah Satunya Faktor Usia
Dipecat PSM Makassar
PSM Makassar resmi memecat sang kapten, Wiljan Pluim. Pemain asal Belanda itu disebut performanya menurun karena faktor usia.
Hal tersebut ditegaskan Founder Bosowa Corps selaku sponsor utama PSM Makassar, Aksa Mahmud.
Aksa Mahmud menegaskan pemain asal Belanda itu punya kemampuan yang tak lagi bisa dipertimbangkan. Ia bahkan sudah tidak bisa lari padahal pemain tengah.
"Pluim sudah tua. Tidak bisa lari padahal dia center forward. Dia berada di tengah, tidak bisa lari," ujar Aksa, Minggu, 8 Oktober 2023.
Aksa mengaku akan mencari pemain baru yang lebih baik untuk menggantikan Wiljan sebagai gelandang di Liga 1.
"Saya ganti. Saya sudah kasih keluar. Saya akan ganti (pemain) yang lebih baik," tegasnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis
-
CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis
-
Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
Apakah Anak-Anak Perlu Sunscreen? Ini Jawaban dan Panduan Memilihnya
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter
-
BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores
-
Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu
-
5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?