Kabar pemecatan Wiljan Pluim menuai banyak sorotan dari suporter PSM Makassar. Banyak yang menyayangkan sikap manajemen PSM Makassar.
"Minimal kasih perpisahan yang layak. Kasih bermain di menit terakhir sebagai ucapan perpisahan ke suporter, jangan langsung main pecat," ujar warganet di akun PSM Makassar.
"Orang Bugis Makassar tahu cara berterima kasih dengan perbuatannya. Tapi PSM tidak tahu terima kasih, padahal Tetta kasih dua gelar," timpal akun lainnya.
"Ini aslinya air susu dibalas Sianida. Wiljan-lah pemain yang paling setia di PSM Makassar, walaupun klub lagi down," tulis warganet yang lain.
PSM Makassar resmi memecat sang kapten, Wiljan Pluim. Pemain asal Belanda itu disebut performanya menurun karena faktor usia.
Hal tersebut ditegaskan Founder Bosowa Corps selaku sponsor utama PSM Makassar, Aksa Mahmud.
Aksa Mahmud menegaskan pemain asal Belanda itu punya kemampuan yang tak lagi bisa dipertimbangkan. Ia bahkan sudah tidak bisa lari padahal pemain tengah.
"Pluim sudah tua. Tidak bisa lari padahal dia center forward. Dia berada di tengah, tidak bisa lari," ujar Aksa, Minggu, 8 Oktober 2023.
Profil Wiljan Pluim
Willem Jan Pluim adalah pemain sepak bola profesional asal Belanda yang berperan sebagai penyerang tengah. Ia bergabung dengan PSM Makassar sejak Agustus 2016 dan mempersembahkan dua gelar juara, yaitu piala Indonesia dan Liga Indonesia.
Baca Juga: Tingkatkan Produksi dan Kesejahteraan Petani, Kementan Siap Berbenah di Segala Aspek
Karirnya di dunia sepak bola dimulai tahun 2008. Saat itu Pluim berhasil masuk ke tim senior Vitesse setelah menempuh pendidikan di akademi muda klub tersebut.
Klub Vitesse lalu meminjamkannya ke Roda JC selama enam bulan. Karena potensinya, Roda JC lalu menawarkan untuk menandatangani kontrak tiga tahun.
Pluim kemudian dipinjamkan ke Zwolle selama satu musim pada musim 2012-2013 lalu. Namun, setelah kembali ke Roda JC, tim itu terdegradasi ke zona Eerste Divisie.
Pluim memilih hengkang dan bergabung dengan Willem II selama satu musim di tahun 2015. Hanya berkisar enam bulan, sang pelatih Jurgen Streppel memilih melepas Pluim.
Pada bulan Desember 2015, Pluim menandatangani kontrak selama satu tahun dengan Becamex Binh Duong di Vietnam. Lucunya, ia tidak pernah diturunkan satu kali pun, walau klub tersebut berhasil memenangkan Piala Super Nasional Sepak Bola Vietnam.
Karena tak pernah dimainkan, Pluim meninggalkan klub tersebut. Di tahun 2016, ia lalu datang ke Indonesia dan bermain untuk PSM Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan
-
Gunung Marapi Erupsi 25 Detik, PGA Ingatkan Ancaman Lahar Dingin di Sumbar
-
Harga Veloz Hybrid Alami Kenaikan di IIMS 2026, Termurah Rp 303 Juta
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Wawalkot Medan Zakyuddin: Bersih Itu Sudah Kewajiban, Terus Dirutinkan
-
Investasi SDM Jepang di Bogor, Brexa Targetkan Kirim 4.000 Tenaga Kerja Profesional Tahun Ini
-
Jordi Amat Solid, Rafael Struick Masih Tumpul: Bedah Rapor Bintang Timnas di Super League
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Fakta Mayat Perempuan Tak Utuh di Pesisir Selatan: Diduga Istri Siri Curanmor, Tubuh Dimakan Biawak
-
Mengulas The Psychology of Money: Pelajaran yang Jarang Diajarkan di Sekolah