Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat di Kalimantan Timur menjadi salah satu kawasan bersejarah yang bernilai sangat tinggi.
Kawasan yang berada di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur ini rupanya memiliki jejak-jejak keberadaan manusia purba.
Rupanya, kawasan tersebut menjadi kawasan yang dikenal sebagai hunian manusia purba.
Bahkan pada tahun 2015 di Sangatta, Kutai Timur, diadakan pameran yang menghadirkan jejak manusia purba di kawasan tersebut.
Dikutip dari laman Kemendikbud, pameran tersebut memperlihatkan berbagai macam benda yang berasal dari goa di Karst Sangkulirang Mangkalihat ini.
Ada jejak-jejak benda di masa purba seperti alat tulang, cangkang, perhiasan dan fragmen gerabah.
Jejak manusia purba yang hidup di goa Sangkulirang yang paling terlihat adalah lukisan dinding atau cadas.
Terlihat ada beberapa cadas yang berbentuk seperti gambar binatang, orang, kapal hingga cap tangan yang dibuat dengan cara melukis atau menggores.
Bahkan, cadas yang berada di pegunungan karst Sangkulirang-Mangkalihat ini disebut sudah berusia 40.000 tahun.
Baca Juga: Keutamaan Baca Surat Al Waqiah, Bisa Menjauhkan dari Kemiskinan
Adapun, kawasan karst yang berada di Kaltim mempunyai sempat dinominasikan jadi situs warisan dunia oleh UNESCO.
Karst Sangkulirang ini memiliki luas sekitar 1,87 juta hektar yang tersusun atas batu gamping yang merupakan penyimpan air.
Ekspedisi 2004 yang dilakukan oleh TNC dan LIPI mengidentifikasi ada 120 jenis burung, 200 spesies serangga, 400 vegetasi dan 50 spesies ikan di kawasan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
Ngabuburit Anti-Mainstream: Mandi Bola dan Pentingnya Penuhi Kebutuhan Bermain Bagi Anak Yatim
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan