Suara.com - Perusahaan logistik Singapura, Global Logistik Properties telah sepakat membeli 34 properti di Brasil dengan nilai 1,36 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp15 triliun. Pembelian itu merupakan upaya Global Logistik Properties untuk memperkuat posisinya di negara dengan perekonomian terbesar di Amerika Selatan itu.
GLP membeli properti dari perusahaan BR Properties, yang merupakan perusahaan penyedia logistik terbesar kedua di Brasil. Lebih dari 86 persen portofolio itu berlokasi di Sao Paolo dan Rio de Janeiro yang menghasilkan 40 persen dari total Produk Domestik Bruto Brasil.
“Pasca akuisisi berkualitas tinggi ini, portofolio kami di Brasil akan meninggal menjadi 2,6 juta m2. Saya merasa senang dengan kualitas dan lokasi dari perumahan itu, begitu juga dengan kekuatan dari penyewa,” kata Mauro Dias, Presiden GLP Brasil.
Global Logistik Properties merupakan perusahaan terbuka di Singapura yang juga memiliki gudang dan aset logistik di Cina dan Jepang. Perusahaan itu tidak menjual saham untuk merampungkan akuisisi itu. (CNA/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?
-
Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital
-
Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China
-
Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor
-
Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta
-
Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret
-
Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI
-
Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya
-
Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO