Suara.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) merencanakan penawaran umum terbatas (PUT) IV atau "rights issue" senilai Rp6,543 triliun.
Direktur dan Sekertaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivasta dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (6/5/2014), menyampaikan bahwa saham yang akan diterbitkan kepada pemegang saham, dalam rangka penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) paling banyak sebesar 26,174 miliar saham.
Dipaparkan bahwa perseroan akan menggunakan dana dari hasil aksi korporasi sebesar Rp1,725 triliun untuk melunasi utang sebagian fasilitas pinjaman dari China Investment Corporation (CIC) melalui Country Forest Limited.
Kemudian, sebesar Rp2,587 triliun akan digunakan untuk pelunasan sebagian "guaranteed convertible bond due" 2014 yang diterbitkan oleh perseroan pada tanggal 5 Agustus 2009, serta beberapa fasilitas utang perseroan kepada kreditur.
"Sementara sisanya akan digunakan untuk modal kerja," ujar Dileep.
Dijelaskan bahwa setiap pemegang 50 saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal 17 Juni 2014 pukul 16.00 WIB mempunyai 63 HMETD di mana setiap HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru seri B dengan harga pelaksanaan Rp250.
Setiap saham tesebut harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Terbaru! Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan, Volume Perdagangan Spot Tembus Rp24,33 triliun
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha