Suara.com - Pengusaha Inggris Nathaniel Rothschild terlibat perang mulut dengan salah satu anggota keluarga Bakrie dalam kasus penjualan saham di perusahaan tambang baru bara, Asia Resource Minerals (ARMS).
Bakrie resmi keluar dari perusahaan yang dulunya bernama Bumi dan didirikan bersama dengan Rotschild pada 2001. Bakrie harus membayar 501 juta dolar Amerika atau sekitar Rp5,5 triliun kepada Rothschild untuk membatalkan kesepakatan investasi di sektor tambang yang berdurasi tiga tahun itu.
Rothschild mengucapkan terima kasih kepada keluarga Bakrie karena telah membeli kembali aset tambang yang dideskripsikannya sebagai sesuatu yang tidak berharga. Ucapan Rothschild itu dibalas Aga Bakrie, anak dari Nirwan Bakrie yang juga Wakil Presiden Bakrie Capital Indonesia.
Lewat akun Twitternya , Aga mengatakan, Indonesia adalah surga bagi investasi dan menyebut Rothschild sebagai orang bodoh. Rothschild kemudian membalas kicauan tersebut dengan menyebut Aga adalah orang yang bodoh.
Hubungan antara Rothschild dengan keluarga Bakrie memburuk pascaperjanjian investasi 3 miliar dolar Amerika yang ditandatangani pada 2010 dengan membentuk perusahaan Bumi Plc, yang kemudian berganti nama menjadi Asia Resource Minerals.
Kemarin, Bakrie resmi melepaskan kepemilikannya di ARM. CEO ARM Nick von Schirnding mengatakan, dengan kesepakatan yang sudah dilakukan tersebut maka Bakrie tidak lagi mempunyai peranan di perusahaan.
Kata Nick, uang yang didapat dari Bakrie tersebut akan diberikan kepada pemegang saham yang totalnya sekitar 400 juta dolar Amerika.
“Saya akan segera memilih Direktur independen untuk memperkuat perusahaan pada Desember nanti,” kata Rothschild.
Perpisahan antara Bakrie dengan Rothschild dipicu anjloknya harga batu bara serta merosotnya saham Bumi Plc di Bursa Efek Indonesia. Bakrie merupakan pihak pertama yang mengajukan pemisahan diri pada Oktober 2012. Namun, proses tersebut memakan waktu lama karena keluarga Bakrie memerlukan waktu lama untuk mencari dana yang akan dibayarkan kepada Bumi Plc.
Salah satu langkah yang diambil antara lain pengusaha Samin Tan membeli saham Bakrie sebanyak 23,8% di ARMS dan menukarnya dengan investasi di Borneo Lumbung Energy & Metal Tbk. (Bloomberg)
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Terbaru! Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan, Volume Perdagangan Spot Tembus Rp24,33 triliun
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha