Suara.com - Pemerintah Nusa Tenggara Timur mengusulkan nama Bung Karno untuk pelabuhan laut di Kabupaten Ende, tempat pembuangan Presiden RI pertama itu.
"Ini usulan Pemerintah Kabupaten Ende dan kita di provinsi siap melakukan prosesnya ke pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Kepala Dinas Perhubungan Nusa Tenggara Stefanus Ratoe Oedjoe, di Kupang, Senin, (12/5/2014).
Dia mangatakan, secara kelembagaan pemerintah provinsi mendukung rencana dan langkah yang ditempuh Bupati Ende untuk mengganti nama Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno.
Hanya saja kata dia, pemerintah kabupaten harus menyampaikan rencana itu kepada Menteri Perhubungan, termasuk berkoordinasi dengan keluarga Bung Karno sehubungan dengan penamaan tersebut.
"Yang punya otoritas terhadap pelabuhan di Indonesia adalah Kementerian Perhubungan. Jadi Pemkab bersama DPRD Ende harus melaporkan rencana tersebut sebelum nama itu diganti, kita siap memfasilitasinya," kata Stefanus.
Dengan begitu, lanjut dia, jika semua langkah dilakukan dan disetujui sejumlah pihak tersebut, DPRD bisa segera menerbitkan peraturan daerah (perda) terkait pergantian nama pelabuhan itu.
Dia mengatakan, boleh-boleh saja pemerintah daerah mencanangkan hal itu sebagai penghormatan terhadap Proklamator. Namun demikian, harus melalui beberapa tahapan dan prosedur yang harus diurus.
"Kita ambil contoh, pemberian nama Pelabuhan Laurens Say dan Bandara Frans Seda di Maumere atau Bandara Umbu Mehangkunda di Waingapu dan Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, juga melalui tahapan -tahapan sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Bupati Ende Marselinus YW Petu secara terpisah mengatakan segera mencanangkan dan mengumumkan pergantian nama Pelabuhan Ende menjadi Pelabuhan Bung Karno. (Antara)
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya