Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia kembali memasuki level 4.900. Pada sesi penutupan perdagangan Senin (12/5/2014), IHSG menguat 14,86 poin atau 0,3 persen ke level 4.912. Di sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menembus level tertinggi di posisi 4.929 dan posisi terendah di 4.907.
Volume perdagangan 4,3 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp5,4 triliun. Ada 164 saham yang naik, 125 saham turun dan 89 saham stagnan. Saham yang naik antara lain Adaro Energy, Multipolar dan Lippo Karawaci. Sedangkan saham yang turun antara lain Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia dan JAPFA.
Lonjakan yang dialami indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia dipicu oleh menguatnya indeks saham di kawasan regional. Mayoritas indeks regional masuk zona hijau kecuali indeks di Jepang. Indeks MSCI Asia Pasific menguat 0,5 persen ke level 477,52. Pernyataan Presiden Cina Xi Jinping bahwa negara itu harus mulau beradaptasi dengan kondisi normal yang baru dalam ekspansi ekonomi memberikan sentimen positif.
“Dia ingin menyatakan kepada dunia bahwa Cina tengah menyesuaikan diri dengan perlambatan ekonomi yang dialami negara itu. Presiden Jinping memberi pesan bahwa ekonomi memerlukan reformasi, membersihkan semua isu seperti kredit, pasar property dan kelebihan kapasitas di sektor industri,” kata Vasu Menon, Wakil Presien Oversea-Chinese Banking Corp.
Presiden Xi Jinping juga mengungkapkan, fundamental pertumbuhan Cina tidak banyak berubah dan negara itu masih dalam periode signifikan kesempatan strategis. Xi juga mengatakan, Cina harus mencegah risiko dan juga mengurangi potensi efek negatif.
Indeks Hang Seng di Hongkong melompat 1,8 persen dan indeks Shanghai Composite di Cina melesat 2,1 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi juga bertambah 0,4 persen. Penurunan justru dialami indeks Topix di Jepang yang melemah 0,7 persen. (RTI/Bloomberg)
Berita Terkait
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
-
Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
-
Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya
-
Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan
-
Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang
-
IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan
-
BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya
-
ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?
-
IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah
-
Pemerintah Siapkan Aturan Insentif Pendanaan Hijau, Libatkan Perbankan dan Swasta
-
Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin