Suara.com - Seluruh kantor Bank Indonesia (BI) pusat dan daerah pada Senin hingga Kamis tanggal 28-31 Juli 2014 tidak beroperasi atau tutup sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.
Keterangan tertulis BI melalui laman resminya, Rabu (16/7/2014), menyebutkan pada Jumat tanggal 1 Agustus 2014, BI akan beroperasi secara terbatas.
BI menetapkan untuk layanan BI-RTGS dan BI-SSSS pada Kamis-Jumat (24-25/7/2014) akan diperpanjang proporsional selama satu jam. Pada Senin-Kamis (28-31/7/2014) layanan tersebut tidak beroperasi, dan pada Jumat (1/8), akan beroperasi secara normal.
Kegiatan operasional Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI) pada Kamis (24/7/2014) Kliring Kredit Siklus 1 berlangsung normal, Jadwal Kliring Kredit Siklus 2 diperpanjang proporsional selama satu jam.
Jadwal Kliring Debet (Kliring Penyerahan dan Kliring Pengembalian) secara lokal ditetapkan oleh masing-masing Penyelenggara Kliring Lokal. Mekanisme Penyediaan Pendanaan Awal (prefund) untuk Kliring Debet dan Kliring Kredit berlangsung normal.
Kegiatan SKNBI pada Jumat (25/7/2014), khusus Kliring Penyerahan Wilayah Kliring Jakarta dan Surabaya ditiadakan sedangkan operasional SKNBI selain Jakarta dan Surabaya berlangsung normal.
Pada Senin-Kamis (28-31/7/2014), seluruh kegiatan Penyelenggaraan SKNBI ditiadakan. Sedangkan pada Jumat (1/8/2014), khusus Kliring Pengembalian H+1 Wilayah Kliring Jakarta dan Surabaya ditiadakan dan operasional SKNBI selain Jakarta dan Surabaya berlangsung normal.
Pada Senin (4/8/2014), Kliring Kredit Siklus 1 berlangsung normal. Jadwal Kliring Kredit Siklus 2 diperpanjang proporsional selama satu jam dan jadwal Kliring Debet (Kliring Penyerahan dan Kliring Pengembalian) secara lokal ditetapkan oleh masing-masing Penyelenggara Kliring Lokal. Mekanisme Penyediaan Pendanaan Awal (prefund) untuk Kliring Debet dan Kliring Kredit berlangsung normal.
Sementara itu untuk layanan kas, pada Rabu-Kamis (30-31/7/2014) tidak beroperasi. Pada Jumat (1/8)/2014) beroperasi terbatas pada pemenuhan kebutuhan kas perbankan dan pada Senin (4/8) akan beroperasi secara normal.
Sedangkan untuk operasi moneter, pada Senin-Kamis (28-31/7) seluruh kegiatan operasi moneter rupiah dan valas ditiadakan. Pada Jumat (1/8/2014) Kurs JISDOR tidak diterbitkan.
Kurs BI pada 1 Agustus 2014 menggunakan referensi kurs hari kerja normal terakhir yang diterbitkan pada tanggal 25 Juli 2014. Operasi moneter rupiah dilakukan untuk Standing Facilities Rupiah (Deposit Facility dan Lending Facility). Operasi moneter valas dilakukan untuk Windows Transaksi Swap Lindung Nilai Bank kepada BI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
Terkini
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
BBRI Melemah Tipis, Analis Ungkap Target Harga Saham dan Rekomendasi
-
Citigroup: Pemangkasan Batu Bara Ancam Operasional Tambang dan Risiko Denda Kontrak
-
Tekanan Jual Menggila, IHSG Rontok ke Level 7.887 pada Sesi I
-
Imbas MSCI, IHSG Turun Peringkat dari Overweight Jadi Netral
-
Menteri Bahlil Cs Dilantik Jadi DEN, HKI Soroti Kepastian Energi Hijau
-
Disinggung MSCI, 38 Saham RI Melanggar Aturan Free Float