Suara.com - Maskapai penerbangan Lion Air membantah akan membeli 49 persen saham Qantas di maskapai penerbangan Jetstar Asia. Direktur Umum Lioan Air Edward Sirait mengatakan, informasi tersebut sama sekali tidak benar.
Kata dia, Lion Air tidak punya keinginan untuk membeli saham maskapai penerbangan lain untuk mengembangkan bisnis. Kata dia, Lion Air lebih memilih untuk membentuk perusahaan baru dibandingkan membeli saham maskapai lain.
“Ngapain juga beli saham Jetstar Asia? Lebih mudah itu membuat perusahaan baru, itu jauh lebih mudah untuk mengembangkan bisnis. Tidak benar itu informasi yang mengatakan Lion Air akan membeli saham Jetstar Asia,” kata Sirait kepada suara.com melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Kantor Berita Reuters melaporkan, maskapai penerbangan Lion Air dikabarkan tengah berbicara dengan maskapai penerbangan Australia, Qantas Airways untuk membeli saham mereka di maskapai penerbangan Singapura, Jetstar Asia.
Qantas mempunyai saham sebanyak 49 persen di Jetstar. Namun pembicaraan tersebut belum menghasilkan kesepakatan apa-apa karena masih dalam tahap awal.
Sumber Reuters menyebut, apabila Qantas setuju untuk melepas sahamnya di Jetstar Asia kepada Lion Air, maka proses tersebut harus disetujui oleh badan regulator di Singapura.
Belum diketahui berapa dana yang akan dikeluarkan oleh Lion Air untuk membeli 49 persen saham Qantas Airways di Jetstar Asia.
Berita Terkait
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini
-
Viral Pria Bayar Bagasi Pesawat Lebih Mahal dari Harga Tiket, Ini Penyebabnya
-
Rekaman Detik-Detik Lion Air Jatuh Mirip Kabar Jessica Radcliffe Tewas, Banyak yang Percaya
-
Dioper ke RS Jiwa usai Tersangka, Kasus Penumpang Lion Air Teriak Bom Disetop Polisi?
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
-
Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka
-
Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
-
Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik
-
Pangkas Anggaran Besar-Besaran, Pemerintah Tetap Salurkan Bansos ke 22 Juta Keluarga
-
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya
-
Emas Antam Tiba-tiba Mahal Lagi, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram
-
Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983
-
APBN Mulai Ngos-ngosan! Anggaran Rapat Hotel dan Perjalanan Dinas PNS Mau di Hemat, MBG Gas Terus