Suara.com - Konsumen harus merogoh kantong lebih dalam untuk membeli epiji 12 kg. Ini dikarenakan keputusan PT Pertamina untuk menaikkan harga jual elpiji 12 kg pada bulan ini juga.
Wakil Presiden Komunikasi Korporat, Ali Mundakir mengatakan, kenaikan harga elpiji dilakukan hingga mencapai harga jual keekonomian.
"Rencana kenaikan elpiji 12 Kg, sudah kita susun roadmap sejak kenaikan 1 Januari 2014 lalu, 15 Januari kita sudah sampaikan roadmap rencana kegiatan secara bertahap yang akan kita lakukan awal dan pertengahan sampai tahun 2016," kata Ali di Gedung Kementerian Keuangan Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2014).
Berdasarkan roadmap tersebut, kata Ali, harga elpiji 12 kg harusnya sudah naik pada 1 Juli lalu. Namun, karena bersamaan dengan puasa, Lebaran dan tahun ajaran baru, maka kenaikan harga elpiji 12 kg ditunda.
Ali menambahkan, keputusan penundaan itu diambil dengan pertimbangkan kenyamanan masyarakat. Menurut dia, harga elpiji 12 kg akan naik sekitar Rp1.000-Rp1.500 per kilogram.
"Kita putuskan rencana kegiatan akan direalisasikan pada bulan ini, untuk penyampaian kepada pemerintah dan media akan kami sampaikan. Kita tidak perlu meminta izin dari pemerintah, karena elpiji 12 Kg bukan merupakan barang subsidi,"pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Pemerintah RI Pangkas Kuota Produksi Tambang Nikel Terbesar di Dunia, Harga Naik
-
Bitcoin Terjepit di Level USD 67.000, Bearish Mengintai
-
Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi dan Kerbau 'Menggila', Intervensi Pemerintah Dipertanyakan
-
Prabowo Marah Besar Gegara MSCI, Bos BEI: Ini Peringatan Buat Kami
-
Misbakhun Daftar Jadi Calon Ketua OJK, Purbaya: Rumor Itu Mungkin Salah
-
Truk ODOL Bebani Negara Rp43 Triliun, Larangan Mulai Berlaku Januari 2027
-
Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan
-
Wanti-wanti IMA Soal Rencana Pangkas Kuota Batu bara-Nikel 2026: Investasi dan Ekspor Taruhannya
-
Libatkan Himbara, Petrokimia Gresik Pacu Digitalisasi Supply Chain Financing
-
Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia