Suara.com - PT Pertamina (Persero) berencana menaikan kembali harga elpiji 12 kilogram.Kenaikan itu untuk menekan kerugian sekitar Rp6 triliun yang dialami Pertamina karena menjual elpiji tidak sesuai dengan harga pasar.
Wakil Presiden Elpiji dan Produk Gas Pertamina, Gigih Wayu Irianto mengatakan, kenaikan harga elpiji pada awal tahun ini tidak bisa mengurangi kerugian yang dialami Pertamina.
Kata dia, kerugian yang dialami Pertamina karena melemahnya kurs rupiah yang terus melemah. Sementara itu, bahan baku elpiji yang dibeli Pertamina menggunakan dolar Amerika.
"Lihat saja kursnya kan gede, kalau ditotal sampai akhir tahun Rp6 triliun, kenaikan kemarin (awal tahun Rp1.000 per kg) tidak ada pengaruhnya, karena kurs dolar CP Aramco juga," pungkasnya.
Menteri Energi Sumber Daya Jero Wacik mengatakan, rencana Pertamina untuk menaikkan harga elpiji 12 kg harus dihitung terlebih dahulu dengan matang-matang.Penghitungan dilakukan agar kenaikan tersebut tidak memberatkan rakyat kecil.
"Kita akan hitung kembali semuanya, pokoknya jangan membuat kebijakan terlalu memberatkan rakyat, terutama rakya miskin, kalau orangkaya kita bagi beban," kata Jero.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Keasikan Terbang, IHSG Justru Melorot Imbas Aksi Ambil Untung
-
Wamenkeu Minta Bunga Kredit Pusat Investasi Pemerintah Maksimal 4 Persen, Tak Boleh Lebihi Bank
-
Wamenkeu Minta Penerima Kredit Ultra Mikro Surakarta Ditambah, Baru Ada 25 Ribu Orang
-
Rupiah Sendirian Terpuruk di Asia, Tumbang ke Level Rp 16.828/USD
-
Kuota Produksi Dipangkas 71 Persen, PT Weda Bay Nickel Minta Pemerintah Revisi
-
Kemenkeu Ubah Kawasan Kumuh Surakarta Jadi Rumah Layak Huni, Gelontorkan Anggaran Rp 4,48 M
-
Pendaftaran Resmi Program Mudik Lebaran Gratis 2026
-
Pemerintah RI Pangkas Kuota Produksi Tambang Nikel Terbesar di Dunia, Harga Naik
-
Bitcoin Terjepit di Level USD 67.000, Bearish Mengintai
-
Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi dan Kerbau 'Menggila', Intervensi Pemerintah Dipertanyakan