Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terpilih menjadi bank umum yang mengelola dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digelontorkan negara kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, selama ini kerja sama yang erat antara BNI dengan Polri telah berjalan secara berkesinambungan dan saling menguntungkan.
Kerja sama ini diharapkan akan menjadi pintu masuk menuju kerja sama yang lebih luas antara Polri dengan BNI, antara lain pembukaan rekening giro yang dapat memudahkan kebutuhan transaksi finansial Polri termasuk pemberian kredit kepada institusi Polri maupun anggota Polri dengan lebih prudent.
"Kami berkeyakinan bahwa dengan kerja sama ini akan meningkatkan sinergi antara BNI dengan Polri," ujar Gatot di Jakarta, Jumat, (29/8/2014).
Kerja sama dengan Polri mencakup penyediaan layanan penyaluran gaji bagi anggota dan pegawai negeri sipil (PNS) Polri yang dilengkapi Kartu Tanda Anggota (KTA) Elektronik. Ke depannya kerja sama tersebut akan termasuk mengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Kerja sama BNI dengan Polri ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan antara Kapolri Jenderal Sutarman dengan Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat.
Gatot menuturkan, BNI siap memberikan jasa layanan gaji dan remunerasi melalui KTA Elektronik ke segenap jajaran Polri yang mencapai 420.000 anggota tersebar di seluruh Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI Jelang Idulfitri, Begini Prosedur dan Tipsnya
-
Waspadai Ucapan Natal Palsu, BNI Imbau Nasabah Tidak Sembarangan Klik Tautan
-
Bank BNI Perkenalkan BNIdirect Bisnis, Platform Digital Efisien untuk Mendukung UMKM
-
Dapat Guyuran Dividen Triliunan Rupiah, Danantara Bersiap Buyback Saham Bank BUMN
-
BNI Perkuat Sinergi dengan Nasabah dan Pelaku Usaha Jateng Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang