Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Komisi VII DPR RI melalui Rapat kerja (Raker) bersama telah menyepakati Indonesia Crude Price (ICP) sebesar 105 dolar Amerika per barel.
Ketua Komisi VII DPR RI Milton Pakpahan mengatakan, angka Indonesia Crude Price (ICP) sebesar 105 dolar Amerika per barel tidak berubah dari usulan yang diajukan pemerintah.
"Kita telah sepakat terkait ICP yang telah ditetapkan sebesar 105 dolar Amerika per barel," kata Milton di Komisi VII DPR RI, Senin (15/9/2014).
Sementara itu untuk lifting minyak bumi, Milton mengungkapkan, pemerintah dan Komisi VII DPR RI telah menyepakati angka 900 ribu barel per hari, dari usulan pemerintah yang sebelumnya sebesar 845 barel per hari.
"Minyak bumi ditetapkan sebesar 900 ribu barel per hari dari usulannya sebesar 845 barel per hari. Lifting gas bumi 1.248 barel per hari, jadi lifting migasnya 2,148 juta barel per hari,” ujarnya.
Komisi VII DPR dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) juga telah sepakat menetapkan kuota elpiji bersubsidi 3 Kg dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Negara (RAPBN) 2015 sebesar 5,766 juta metrik ton kuota tersebut atau meningkat 15%. Kenaikan kuota tersebut sesuai dengan usulan yang diajukan oleh Kementerian ESDM.
Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya menuturkan, volume kuota elpiji 3 Kg dalam RAPBN 2015 yang meningkat dikarenakan pertimbangan kelanjutan dari program konversi minyak tanah ke elpiji sebesar 1,63 juta paket perdana dan meningkatnya kebutuhan gas untuk industri mikro sebesar 2,3%.
Selain itu, penambahan itu untuk mempertimbangkan penambahan pertumbuhan penduduk sekitar 1,6%.
"Dengan pertimbangan itu kami usulkan volume elpiji 3Kg naik 15 persen dibandingkan volume elpiji di tahun lalu," pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Ad Interim Chairul Tanjung mengungkapkan, volume tersebut sudah memperhitungkan adanya migrasi pengguna elpiji tabung kemasan 12 Kg ke elpiji 3 Kg akibat kenaikan harga elpiji 12 Kg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua
-
Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare
-
Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg
-
Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan
-
Wacana Layer Baru Cukai Rokok: Ancaman Nyata bagi Industri Legal dan Nasib Buruh
-
B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat
-
Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi