Suara.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan siap kembali menjadi pengusaha pemula jika tidak lagi terpilih menjadi menteri pada pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Saya sudah siap menjadi pengusaha pemula lagi, bergelut pada bidang usaha yang sama sekali baru yang belum pernah saya coba," kata Dahlan, di sela acara peresmikan "Rumah Mandiri Inkubator Bisnis", di Jakarta, Jumat, (3/10/2014).
Rumah Mandiri Inkubator Bisnis didirikan PT Bank Mandiri Tbk sebagai wadah berkumpulnya para wirausaha muda yang ingin mengembangkan kewirausahaan di Tanah Air.
Tahap awal, inkubator bisnis ini diikuti 14 orang peserta yang merupakan finalis program Wirausaha Muda Mandiri (WMM), Mandiri Young Technopreneur (MYT), dan Mandiri Bersama Mandiri periode 2012-2013.
Pada kesempatan itu, Dahlan bersama puluhan wirausaha muda mendengarkan langsung testimoni dari tiga peserta yang berhasil meningkatkan omset di atas 200 persen dalam setahun bidang usaha ayam boiler, tea spa dan teknologi pakan ternak.
Dahlan pun kemudian didaulat memberi tanggapan dan saran kepada para wirausahawan muda tersebut.
"Saya salut melihat para peserta ini, meskipun masih berusia muda tapi sudah bisa memutuskan diri menjadi pengusaha," ujarnya.
Dahlan juga memberikan pandangan bahwa menjadi seorang pengusaha harus siap jatuh bangun, siap kecewa, hingga siap ditipu berkali-kali.
Pada kesempatan tersebut, Dahlan yang merupakan pendiri Jawa Poss Grup jaringan media terbesar di Tanah Air itu mengaku ingin ikut menjadi peserta Mandiri Inkubator Bisnis. Pasalnya, Dahlan mengaku, saat memutuskan menjadi seorang "sociopreneur" akan butuh semacam mentor agar proyek-proyek sosialnya langsung berhasil dengan baik. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
IHSG Masih Rebound di Sesi I, 630 Saham Meroket
-
Antisipasi Perang, Pemerintah Mulai Impor Minyak AS dan Bangun Storage Baru
-
Batas Maksimal Tarik Tunai ATM Pecahan Rp 20.000, THR Bisa Sepuasnya?
-
Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure
-
Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
-
SMF Bakal Ajukan PMN Rp5,39 Triliun untuk Pembiayaan FLPP 2026
-
Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump