Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa ditutup turun menyusul sentimen eforia dari pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI cenderung mulai mereda.
IHSG BEI melemah sebesar 11,18 poin (0,22 persen) ke posisi 5.029,34, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 1,59 poin (0,19 persen) ke posisi 853,43.
"Eforia pasar terhadap pelantikan pemerintahan baru pada perdagangan saham hari ini cenderung mulai menyusut karena fokus pasar selanjutnya pada pembentukan tim kabinet," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Selasa, (21/10/2014).
Ia menambahkan bahwa pelaku pasar juga sedang mengantisipasi publikasi kinerja keuangan emiten periode kuartal III 2014 yang sedianya akan segera dirilis.
Selain sentimen dari dalam negari, lanjut dia, faktor ekternal yakni kenaikan indeks Wall Street yang cenderung mulai terbatas pada Senin kemarin (20/10) juga menjadi salah satu faktor minimnya dukungannya bagi IHSG.
Sementara itu, analis HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan bahwa meski indeks BEI terkena aksi ambil untung, namun secara teknikal tren penurunan hanya dalam tren jangka pendek, ke depan indeks BEI berpotensi membentuk tren baru menuju 5.126 poin.
"Jika indeks BEI mengalami koreksi, pelaku pasar dapat memanfaatkannya untuk melakukan akumulasi saham secara selektif," katanya.
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 173.046 kali dengan volume mencapai 2,95 miliar lembar saham senilai Rp3,62 triliun. Tercatat efek yang mengalami penguatan sebanyak 134 saham, turun sebanyak 174 saham, dan tidak bergerak nilainya atau stagnan 96 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 18,32 poin (0,08 persen) ke 23.088,58, indeks Nikkei turun 306,95 poin (2,03 persen) ke 14.804,28, dan Straits Times menguat 17,13 poin (0,54 persen) ke posisi 3.198,18. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!