Foto / News
Senin, 02 Februari 2026 | 18:39 WIB
Sejumlah finalis Putri Indonesia 2026 melihat grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]

Suara.com - Sejumlah finalis Putri Indonesia 2026 melihat grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). IHSG ditutup turun 406,87 poin setara 4,88 persen ke level 7.922,73.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 720 saham terkoreksi, 58 saham menguat, dan 36 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 49,91 miliar saham diperdagangkan dengan 2,94 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dengan total nilai transaksi mencapai Rp28,99 triliun.

Selain itu, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup merah dengan IDX30 merosot 2,07 persen menjadi 420,87, Sri-Kehati turun 0,38 persen menjadi 371,50, LQ45 melemah 3,27 persen ke 806,24, dan JII merosot 6,92 persen menjadi 519,65.

Sentimen negatif yang menghantam IHSG tidak hanya berasal dari tekanan jual domestik, tetapi juga dari sentimen global, termasuk pelemahan bursa saham di kawasan Asia yang memicu aksi ambil untung investor serta pergerakan harga komoditas yang turun tajam. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]

Load More